Kabupaten Cirebon di wilayah timur masuk ke dalam proyek strategis. Ini menjadi salah satu alasan kami,” kata Joko. Ditambahkan Joko, untuk kebutuhan pembangunan kawasan industri di Losari membutuhkan lahan seluas 4.100 hektare. Ia berharap, warga yang ingin menjual tanahnya untuk kebutuhan kawasan industri, tidak mematok harga di luar
CIREBON - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta Pemerintah Kabupaten Cirebon tidak menempatkan kawasan industri di lahan Cirebon, merupakan salah satu lumbung padi wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan Ciayumajakuning."Seluruh pembangunan kawasan industri harus dikoordinasikan dengan pemerintah provinsi. Jangan sampai lahan industri memakan lahan pertanian, kita kan sudah surplus," kata gubernur yang akrab disapa Emil di Kabupaten Cirebon, Jumat 4/3/2022.Sebelumnya, PT Kawasan Industri Cirebon KIC berencana melakukan eskpansi ke Kabupaten Cirebon. Perusahaan tersebut nantinya bakal membangun kawasan industri di wilayah Kecamatan Losari, perbatasan Jawa Barat dengan Jawa Tengah. KIC bakal dibangun di Kecamatan Losari lantaran memiliki kemudahan akses baik jalur darat maupun laut. Disamping itu, wilayah tersebut masuk ke dalam kawasan Metropolitan kebutuhan pembangunan kawasan industri di Losari membutuhkan lahan seluas hektare. Upaya pembebasan, hingga saat ini terus dilakukan dengan cara pendekatan kepada Cirebon Imron Rosyadi menyambut baik adanya rencana para investor untuk menanamkan modal di Kabupaten Cirebon. Hal itu bakal berkaitan dengan peningkatan asli daerah PAD dan penanggulangan daerah mengimbau, masyarakat di Kecamatan Losari yang berniat menjual tanah untuk lokasi kawasan industri untuk tidak menaikan harga tanah di luar batas kewajaran."Kami minta jangan mentang-mentang akan dibangun kawasan industri, terus menjual dengan harga tidak wajar," kata mengatakan, kepada berinvestor yang akan melakukan ekspansi di Kabupaten Cirebon diminta untuk memperhatikan kondisi lingkungan. Cirebon wilayah timur, merupakan daerah potensi bencana banjir."Jangan sampai kehadiran industri semakin memperparah kondisi alam. Konsultasikan dengan Dinas Lingkungan Hidup, wilayah timur sering dilanda banjir dari luapan sungai dan banjir rob," katanya. Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
KEMENTERIANENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL. REPUBLIK INDONESIA. SIARAN PERS. NOMOR: 298.Pers/04/SJI/2022. Tanggal: 7 Agustus 2022. Konstruksi Proyek CISEM Tahap I Dimulai, Kementerian ESDM Resmikan First Welding. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah memulai pembangunan Pipa
CIREBON REGENCY Company information General information about PT. Kawasan Industri Cirebon Registered name PT. Kawasan Industri Cirebon Legal entity type Limited liability company Business number 974875 Registered address RUKO I-WS CITRALAND BLOK E/28 JALAN BOULEVARD UTAMA City CIREBON REGENCY Source Ministry of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia. Note that the official phone number and address might be different from the operational ones. Product information Official company report of PT. Kawasan Industri Cirebon as provided by the Ministry of Law and Human Rights of Indonesia. Delivered in 1 working day Latest information from the government Pemerintahpun sudah mulai melakukan pengembangan pertama di 450 hektare wilayah Kawasan Industri Terpadu Batang dari luas lahan 4.300 milik PT Perkebunan Nusantara IX. Presiden Joko Widodo mengklaim dari ratusan hektare wilayah yang disiapkan itu sudah dipenuhi pabrik-pabrik yang mulai konstruksi. Menteri ESDM Arifin Tasrif ketika meninjau proyek pembangunan Pipa Transmisi Gas Bumi Cisem Tahap I. Foto Kementerian ESDM Batang Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral ESDM Arifin Tasrif memastikan aliran gas pada Pipa Transmisi Gas bumi Cirebon-Semarang Cisem Tahap 1 ruas Semarang-Batang dapat dirasakan oleh industri pada November-Desember 2023. Setelah melakukan peninjauan pembangunan Pipa Transmisi Gas bumi Cirebon-Semarang Cisem Tahap 1 ruas Semarang-Batang, proyek sepanjang ± 60 KM berdiameter 20 inchi direncanakan rampung Agustus 2023. PT PGN Tbk selaku Subholding Gas Pertamina siap menjadi partner Kementerian ESDM untuk menyukseskan utilisasi Pipa Cisem sebagai salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan akses gas bumi bagi seluruh masyarakat maupun industri. Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Achmad Muchtasyar mengatakan pihaknya berkomitmen menyelesaikan pembangunan Pipa Distribusi yang terkoneksi dengan Pipa Transmisi Cirebon-Semarang Cisem ruas Semarang-Batang. Pipa distribusi PGN akan memenuhi kebutuhan gas bumi Jawa Tengah khususnya Kawasan Industri Terpadu Batang KIT Batang. Saat ini, pembangunan dalam tahap pekerjaan fisik seperti penjajaran pipa sepanjang sekitar 4 Km, penggalian & lowering pipa, serta pengelasan& pengujian pipa. Pada tahap awal, PGN membangun pipa distribusi sepanjang 5 KM diameter 8 inchi dan akan dilanjutkan pada tahap pengembangan 2,3 KM. “Pengembangan infrastruktur pipa distribusi gas di KIT Batang kami targetkan selesai bersamaan dengan penyelesaian pembangunan Pipa Cisem pada Agustus 2023. Kami juga membangunan infrastruktur pendukung seperti pipa servis dan MRS pelanggan,” ujar Achmad dikutip dari keterangan tertulis, Jumat, 9 Juni 2023. Direktur Sales dan Operasi PGN, Faris Aziz melanjutkan, demand di KIT Batang Fase 1 sebesar 12 BBTUD dimana yang telah berproses menuju PJBG adalah PT KCC Glass Indonesia dengan kebutuhan kurang lebih 8 BBTUD dan PT Rumah Keramik Indonesia sekitar 4 BBTUD. Pemenuhan demand pelanggan di KIT Batang berasal dari PEPC JTB, di mana PGN mempunyai alokasi untuk kebutuhan industri “Gas untuk KIT Batang dapat meningkatkan market share PGN baik itu peningkatan volume dan omzet penjualan, serta jumlah pelanggan segmen komersial dan industri khususnya di area SOR 3 Jateng Jatim Bali Nusra. Selain itu, akan mengoptimalisasi implementasi inisiatif marketing PGN 360 Integrated Solution sebagai pengembangan bisnis PGN Group,” jelas Faris. Adapun progres pekerjaan aktual pembangunan proyek pipa transmisi gas bumi Cisem Tahap I Ruas Semarang-Batang sendiri berdasarkan data per 25 Mei 2023 sudah mencapai 91,35 persen. Angka tersebut melebihi target rencana awal, dengan target per Juni 2023 sebesar 90,65 persen. Adapun potensi pemanfaatan Pipa Gas Cisem meliputi Kawasan Ekonomi Khusus KEK Kendal, dengan proyeksi kebutuhan gas hingga 2026 sebesar 39,42 MMSCFD dan Kawasan Industri Terpadu Batang KITB, dengan proyeksi kebutuhan gas hingga 2028 sebesar 25,83 MMSCFD. “Kami berprinsip mendukung pengembangan industri di Jawa Tengah dengan pengembangan pemanfaatan gas bumi," ucap Faris. JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (), Ida Fauziyah mengatakan, Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) merupakan proyek strategis nasional yang diharapkan akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi Indonesia.. Menurut Menaker, dengan adanya KITB, diproyeksikan dapat menyerap 282.000 tenaga kerja, dan dalam jangka
KAB. CIREBON, FC..- Program Kawasan Industri Cirebon KIC segera berjalan di wilayah Desa Melakasari, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon yang secara otomatis akan mengancam mata pencaharian para nelayan desa setempat. Pihak KIC berjanji akan merubah nelayan Desa Melakasari yang awalnya nelayan tradisional menjadikan nelayan modern. Hal itu terungkap saat sosialisasi rencana dimulainya pelaksanaan pembangunan akses jalan menuju KIC di balai desa setempat, Rabu 6/4. Direktur PT KIC Joko Prabowo mengungkapkan, Kabupaten Cirebon wilayah timur yang terintegrasi dengan Kabupaten Brebes akan menjadi New Cirebon City NCC dan menjadi kawasan industri nasional. Untuk di wilayah Desa Melakasari sedikitnya 313 hektar lahan milik warga yang akan masuk menjadi Kawasan Industri Cirebon dan dengan wilayah Kecamatan Losari. Jumlah seluruhnya di tahap awal ini ada sekitar 848 hektar lahan yang akan disiapkan sebagai kawasan NCC, di mana di dalamnya selain kawasan industri juga berdiri mall, pelabuhan dan lainnya. “Proses pelepasan lahan sedang dalam proses yang dilakukan oleh Notaris dengan BPN,” terangnya. Dijelaskannya, sosialisasi yang digelar bertujuan untuk menyampaikan kepada masyarakat bahwa saat ini NCC segera akan dimulai. PT KIC akan melakulan penimbunan lahan untuk akses jalan menuju kawasan. Luas areal yang mengarah hingga mendekati pantai membuat PT KIC menyiapkan sedikitnya dua pintu utama jalan akses menuju kawasan, yang nantinya akan ada beberapa akses jalan lain yang akan dibangun. “Untuk tahap awal kita akan membangun dua titik akses jalan menuju kawasan dahulu, kita sudah memulai pekerjaan karena proses sudah clear and clean, semoga sampai 2024 nanti kawasan sudah tertata tinggal penempatan kawasan sesuai peruntukannya,” harapnya. Terkait dengan rencana NCC tersebut, dipastikan banyak warga terutama nelayan yang secara otomatis akan sangat terdampak dengan rencana tersebut. Joko Prabowo mengungkapkan, bahwa para nelayan uang saat ini masih sebagai nelayan tradisional ke depan pihaknya akan membawa para nelayan kepada nelayan modern yang terintegrasi dengan kawasan NCC. “NCC merupakan kota baru, di mana di dalamnya ada kawasan industri dan lainnya, sehingga nelayan yang selama ini menjadi nelayan tradiaional akan didorong menuju nelayan modern,” pungkasnya. Nawawi
KawasanIndustri Cirebon (KIC) menandatangani Letter of Intent (LOI) investasi senilai Rp57,8 triliun. Penandatanganan rencana investasi ini dilakukan oleh Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Cilacap Awaludin Murri, dan Presiden Direktur PT. BATANG, - PT PGN Tbk selaku Subholding Gas Pertamina berkomitmen menyelesaikan pembangunan Pipa Distribusi yang terkoneksi dengan Pipa Transmisi Cirebon-Semarang Cisem ruas Semarang-Batang. Pipa distribusi PGN akan memenuhi kebutuhan gas bumi Jawa Tengah, khususnya Kawasan Industri Terpadu Batang KIT Batang. Saat ini, progres pembangunan dalam tahap pekerjaan fisik seperti penjajaran pipa sepanjang sekitar 4 Km, penggalian dan lowering pipa, serta pengelasan dan pengujian pipa. Pada tahap awal, PGN membangun pipa distribusi sepanjang 5 KM diameter 8 inchi dan akan dilanjutkan pada tahap pengembangan 2,3 Km. "Pengembangan infrastruktur pipa distribusi gas di KIT Batang kami targetkan selesai bersamaan dengan penyelesaian pembangunan Pipa Cisem pada Agustus 2023," kata Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Achmad Muchtasyar melalui keterangan pers, Sabtu 10/6/2023.Baca juga Ditargetkan Beroperasi 2023, Infrastruktur Gas Bumi KIT Batang Mulai Dibangun "Demand" kawasan Industri Terpadu KIT Batang Direktur Sales dan Operasi PGN Faris Aziz menambahkan, demand di KIT Batang Fase 1 sebesar 12 BBTUD. Saat ini yang telah berproses menuju perjanjian jual beli gas dengan PGN dari KIT Batang adalah PT KCC Glass Indonesia dengan kebutuhan 8 BBTUD dan PT Rumah Keramik Indonesia sekitar 4 BBTUD. Pemenuhan demand pelanggan di KIT Batang saat ini berasal dari PEPC JTB, di mana PGN mempunyai alokasi untuk kebutuhan industri. Menurut Faris, pemenuhan gas untuk KIT Batang dapat meningkatkan market share PGN baik itu peningkatan volume dan omzet penjualan, serta jumlah pelanggan segmen komersial dan industri khususnya di area SOR 3 Jateng Jatim Bali Nusra."Selain itu, akan mengoptimalisasi implementasi inisiatif marketing PGN 360 Integrated Solution sebagai pengembangan bisnis PGN Group,” kata Faris. "Dengan melihat demand yang cukup besar, artinya produktivitas industri di KIT Batang ini juga besar. Secara revenue, tidak hanya PGN yang mendapatkan benefit, tetapi juga bagi industri untuk daya saing serta pendapatan daerah Jawa Tengah,” imbuh Faris. Baca juga Bahlil Sebut Foxconn Susul LG Bangun Pabrik di KIT Batang, Tesla Bagaimana? Proyek Cisem tahap I Sebagaimana diketahui, Menteri ESDM menargetkan proyek pembangunan Pipa Transmisi Gas bumi Cirebon-Semarang Cisem Tahap 1 ruas Semarang-Batang sepanjang 60 km rampung Agustus 2023. Sehingga, aliran gas untuk industri bisa dilakukan sekitar November-Desember 2023. Berdasarkan data per 25 Mei 2023 progres pengerjaan proyek CIsem tahap I sudah mencapai 91,35 persen. Angka tersebut melebihi target rencana awal, dimana target per Juni tahun 2023 sebesar 90,65 persen. Adapun potensi pemanfaatan Pipa Gas Cisem meliputi Kawasan Ekonomi Khusus KEK Kendal, dengan proyeksi kebutuhan gas hingga 2026 sebesar 39,42 MMSCFD dan Kawasan Industri Terpadu Batang KITB, dengan proyeksi kebutuhan gas hingga 2028 sebesar 25,83 MMSCFD. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Beritadan foto terbaru Kawasan Industri Cirebon - PT KCI Siap Bangun Kawasan Industri Cilacap Senilai Rp 57,8 Triliun, Bakal Serap 5000 Tenaga Kerja Kamis, 2 CIREBON - Kabupaten Cirebon yang masuk ke dalam kawasan Metropolitan Rebana terus berupaya menjadikan wilayahnya di bagian timur menjadi kawasan industri. Namun, rencana tersebut masih terganjal minimnya suplai air Daerah Kabupaten Cirebon Hilmy Rivai mengatakan suplai air baku secara maksimal di Kabupaten Cirebon hanya dirasakan di daerah wilayah barat, selatan, dan air baku untuk tiga wilayah tersebut berasal dari mata air Gunung Ciremai, Kabupaten Kuningan dan Waduk Jatigede, Kabupaten Sumedang.“Aktivitas industri sangat membutuhkan air baku yang cukup tinggi. Sementara, di wilayah Cirebon bagian timur suplai air bakunya sangat rendah. Ini menjadi pekerjaan rumah untuk kami,” kata Hilmy di Kabupaten Cirebon, Kamis 8/6/2023. Pemerintah Kabupaten Cirebon, kata Hilmy, menginginkan adanya rekayasa teknologi yang bisa mengolah air laut menjadi air baku untuk kebutuhan industri.“Kalau ini sudah ada, mungkin Kabupaten Cirebon menjadi salah satu wilayah paling maju di KEK Rebana,” kata itu, Direktur Utama Perumda Air Minum Tirtajati, Suharyadi mengatakan, pihaknya bakal menggandeng investor untuk meningkatkan suplai air bersih di wilayah Kabupaten Cirebon bagian Kabupaten Cirebon bagian timur kerap dilanda kriris air bersih. Sebagian besar berada di kawasan pesisir tandus.“Menggandeng investor ini juga merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pelanggan baru. Tahun depan, kami target lebih pelanggan,” kata mengatakan, kehadiran investor penyedia air bersih nantinya bakal membantu suplai ke sejumlah Cirebon wilayah timur, kata Suharyadi, sudah dirancang oleh pemerintah menjadi salah satu kawasan industri di Kawasan Metropolitan investasi Kabupaten Cirebon, Jawa Barat terus merosot dalam empat tahun terakhir. Pandemi covid-19 yang terjadi di Indonesia membuat angka tersebut sulit catatan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu DPMPTSP Jawa Barat, penurunan angka realisasi investasi di Kabupaten Cirebon terjadi sejak 2019 hingga 2019, realisasi investasi di kabupaten paling timur Jawa Barat ini sebesar Rp8,97 triliun. Kemudian pada 2020 turun ke angka Rp4,95 triliun, 2021 Rp4,86 triliun, dan 2022 sebesar Rp4,36 DPMPTSP Jabar, Nining Yulitistiani mengatakan, Pemerintah Kabupaten Cirebon harus berupaya menaikan angka realisasi investasi pada 2023. Hal ini untuk menjaga tren Jawa Barat sebagai raja investasi di tanah triwulan I 2023, Kabupaten Cirebon mencatatkan realisasi investasi sebesar Rp1,27 triliun. Menurutnya, angka tersebut bisa dikatrol hingga akhir 2023.“Kabupaten Cirebon adalah bagian dari Kawasan Metropolitan Rebana. Peluang untuk menaikan angka realisasi investasi sangat tinggi,” kata Nining. Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

LowonganKerja PT Soho Industri Pharmasi. PT Soho Industri Pharmasi (Soho Global Health) adalah perusahaan yang bergerak di bidang industri farmasi yang sudah berpengalaman lebih dari 70 tahun di bidang produk dan layanan perawatan kesehatan alami / herbal. PT Soho Industri Pharmasi menawarkan platform yang unik dan terbaik di kelasnya dalam

Wilayah Losari masih menjadi magnet untuk investor masuk ke Kabupaten Cirebon. Setelah beberapa tahun lalu dilirik PT Kings Property Indonesia KPI dan kemudian bermasalah, bahkan masuk bidikan KPK, kini kawasan di wilayah timur Cirebon itu dilirik PT Kawasan Industri Cirebon KIC. ================= PT KIC mengincar lahan seluas hektare di Losari dan sekitarnya untuk disulap menjadi kawasan industri dan kota mandiri. Konsepnya memang terdengar tidak jauh berbeda dengan konsep kawasan yang ditawarkan PT Kings Property. Di mana nantinya di dalam kawasan itu akan ada industry manufacture, hunian, wisata, rumah sakit, power plane, dan beberapa sumber menyebutkan, PT KIC tidak punya hubungan apapun dengan PT Kings Property Indonesia. Keduanya adalah entitas yang berbeda dan tidak punya kaitan. Yang membuat keduanya sama adalah lokasi kawasannya saja yang berada di wilayah Kecamatan Losari dan yang jadi ganjalan, mayoritas pemilik lahan yang ada di Kecamatan Losari sebagian besar sudah menerima down payment DP untuk pembebasan lahan dari PT Kings Property Indonesia, sebagian kecil lainnya bahkan sudah lunas. Artinya, jika PT KIC serius berinvestasi, maka harus ada penyelesaian terkait persoalan itu. Pasalnya, antara warga pemilik lahan dengan PT Kings Property Indonesia sudah terjadi serah terima uang muka yang rupanya tidak diikat dengan perjanjian perikatan jual beli PPJB.Ekplorasi besar-besaran di wilayah Losari dan sekitarnya yang mayoritas merupakan wilayah pesisir itu secara tak langsung juga akan menghilangkan ribuan hektare tambak ikan, udang, bahkan garam yang ada di wilayah tersebut. Hal inilah yang dulu membuat ekspansi PT Kings Property Indonesia terhambat karena saat itu terkendala, di mana tidak dikeluarkannya rekomendasi alih fungsi lahan tambak dari Dinas Kelautan dan ini juga yang kemudian menjadi salah satu penyebab Bupati Cirebon saat itu Sunjaya Purwadisastra terbelit kasus suap dari investor saat itu yakni PT Kings Property Indonesia. Tapi situasi rupanya sudah berubah. Pemkab sendiri nampak antusias, masuknya PT KIC disebut bisa meningkatkan pertumbuhan dan pemulihan ekonomi di Kabupaten 1 2
PTDK Beton berada di Kawasan Industri yang dekat dengan Akses Toll Cisumdawu maupun Toll Purbaleunyi sehingga memudahkan Pengiriman barang ke aera Bndung, Sumedang, Cirebon, Karawang, Tasikmalaya, Cianjur, Sukabumi, Jakarta, dan daerah Priangan Timur. Langsung Dari Pabrik. PT. DK Beton adalah pabrik beton yang sudah memiliki Izin Usaha
– Pemerintah Kabupaten Pemkab Cilacap, Jawa Tengah dan PT. Kawasan Industri Cirebon KIC menandatangani Letter of Intent LOI investasi senilai Rp57,8 triliun. Penandatanganan rencana investasi ini dilakukan oleh Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu DPMPTSP Kabupaten Cilacap Awaludin Murri, dan Presiden Direktur PT. KIC & Wiwaha Group, Joko Prabowo di Ruang Gadri, Rumah Dinas Bupati Cilacap, Jumat 13/8.- Advertisement - Presiden Direktur PT. KIC & Wiwaha Group, Joko Prabowo berharap, pembangunan kawasan industri di Kabupaten Cilacap dapat bermanfaat. Terlebih, pada tahap awal proyek ini diperkirakan mampu menyerap lebih dari lebih tenaga kerja lokal. Untuk mendapatkan tenaga terampil, pihaknya bekerjasama dengan Balai Latihan Kerja Industri Cilacap. “Karena kita harus tata semua, karyawan karyawannya harus benar-benar mumpuni, dan sebagainya,” katanya, dalam keterangannya, dikutip Senin 16/8/2021. Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji menyambut baik kerja sama dengan PT. Kawasan Industri Cirebon. Menurut bupati, Kabupaten Cilacap membutuhkan dukungan berbagai pihak dalam melaksanakan pembangunan. Untuk itu, Pemkab Cilacap membuka pintu selebar-lebarnya bagi investor. “LOI ini merupakan salah satu syarat untuk investasi di Cilacap. Cilacap tidak bisa membangun dirinya sendiri, tapi perlu orang lain. Maka silakan investor masuk ke Cilacap. Salah satunya KIC dan Wiwaha Group ini,” ujar dia. Ada empat sektor kepeminatan yang disepakati dalam LOI tersebut. Yakni pengembangan Kawasan Industri Bunton Adipala dengan nilai investasi Rp7,9 triliun, Kawasan Industri Bulupayung Kesugihan senilai Rp11,7 triliun. Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]
CIREBONMediasi terkait rencana pengembangan Kawasan Industri Terpadu Cirebon (KITC) seluas 2.000 hektare di Kecamatan Losari, berlangsung alot, Selasa (18/12). Diskusi yang dihadiri Headline , Kota Cirebon 19 Desember 2018 19 Desember 2018 oleh Dedi Haryadi Sebar Tweet CILACAP - PT Kawasan Industri Cirebon dan Wiwaha Group siap berinvestasi Rp 57,8 triliun di Cilacap. Satu di antaranya, mereka bakal membangun kawasan industri yang dapat menyerap 5000 tenaga kerja lokal. Komitmen berinvestasi ini ditunjukkan lewat penandatanganan Surat Penyataan Kepeminatan Letter of Intent LOI untuk investasi Kawasan Industri dan Real Estate bersama Pemkab Cilacap. Surat pernyataan kepemimpinan LOI itu ditandatangi Direktur Utama PT Kawasan Industri Cirebon KIC dan Wiwaha Group Joko Prabowo, Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji, bersama Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu DPMPTSP Cilacap Awaludin Murri. Penandatanganan dilakukan di ruang Gadri Komplek Rumah Dinas Bupati, Jumat 13/8/2021. Baca juga KIC Kembangkan Empat Kawasan Industri di Cilacap, Total Investasi Capai Rp 57,8 Triliun Baca juga Tersengat Listrik saat Pasang Lampu Hias Agustusan, Pemuda asal Dayeuhluhur Cilacap Tewas Baca juga Trauma Tsunami 2006 dan Pascagempa Cilacap M 4,8, Warga Ayah Kebumen Bikin Jalur Evakuasi ke Hutan Baca juga Cilacap Kekurangan 1,5 Juta Vaksin Sinovac, Jadwal Penyuntikan Vaksin Dosis Kedua Mundur Daftar kepeminatan investasi Letter of Intens LOI dengan PT KIC dan Wiwaha Group yaitu untuk Pengembangan Kawasan Industri Bunton Adipala senilai Rp 7,9 trilliun, Kawasan Industri Bulupayung Kesugihan senilai Rp 11,7 trilliun. Kemudian ada pula Kawasan Industri Kutawaru Cilacap Tengah senilai Rp 5,6 trilliun, serta Perumahan dan Kawasan Pemukiman di Desa Jambusari dan Desa Jeruklegi Wetan senilai Rp 32,5 trilliun. Sehingga, total investasi KIC dan Wiwaha Group, yaitu Rp 57,8 trilliun. Bupati Tatto Suwarto Pamuji menyampaikan bahwa investasi sangat penting untuk membangun Cilacap. Hal tersebut juga dilakukan agar masyarakat Cilacap mendapatkan kesempatan kerja lebih besar dengan adanya kawasan industri tersebut. "Cilacap tidak bisa tumbuh sendiri tapi perlu investor. Maka, kami berusaha mendatangkan investor, satu di antaranya PT KIC dan Wiwaha Group ini," kata Tatto dalam rilis yang diterima, Sabtu 14/8/2021. "Harapannya, adanya investor membangun kawasan industri memberi masyarakat Cilacap berpeluang mendapat pekerjaan," ujarnya. Baca juga Jauh Sebelum Ada Hari Pramuka, Gerakan Kepanduan Sudah Ada di Banjarnegara. Digerakkan KH Agus Salim Baca juga Warga Jateng Terima Kartu Jateng Sejahtera Cair Setiap Triwulan, Nilainya Rp 750 Ribu/Orang Baca juga Rampung Jalani Hukuman Kasus Pencurian, Warga Nigeria Dideportasi dan Dilarang Masuk Lagi Indonesia Baca juga 15 Camat di Tegal Dinyatakan Langgar Prokes, Terancam Denda Masing-masing Rp 100 Ribu Sementara, Direktur PT KIC dan Wiwaha Group Joko Prabowo menyampaikan, pengembangan kawasan industri diperkirakan dapat menyerap sekitar lima ribu tenaga kerja lokal, untuk tahap pertama. "Untuk pelatihan karyawan tersebut, nantinya akan bekerjasama dengan Balai Latihan Kerja bersama dengan Pemkab Cilacap karena harus tertata semua dan karyawannya harus yang mumpuni seperti itu," jelasnya. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menciptakan wahana komunikasi dan interaksi bisnis langsung antara pemerintah daerah dan para pengusaha maupun calon investor. Hal itu berguna memberi peluang kerjasama investasi yang saling menguntungkan dan memberikan kontribusi bagi pengembangan ekonomi Kabupaten Cilacap. Tribunbanyumas/jti
KAB CIREBON, (FC).- Kawasan Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon direncanakan akan dijadikan sebagai kawasan industri yang ada di Kabupaten Cirebon. Hal tersebut terungkap saat rapat terkait rencana pembangunan kawasan industri di Ruang Paseban, Gedung Sekretariat Daerah (Setda), Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon,
Lihat Foto Bupati Cirebon kiri saat memimpin rapat pembahasan rencana pembangunan KIC. Foto Opsi/Charles. Cirebon - Pemkab Cirebon menggelar rapat terkait rencana pembangunan kawasan industri. Kegiatan ini di Bupati Cirebon Imron Rosyadi di Ruang Paseban, Gedung Sekretariat Daerah Setda, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Selasa 21 Desember 2021. Dalam rapat tersebut, hadir Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD Kabupaten Cirebon Mohamad Luthfi Kepala Kejaksaan Republik Indonesia Kajari Kabupaten Cirebon Hutamrin, Direktur PT Kawasan Industri Cirebon KIC Joko Prabowo, dan sejumlah pejabat lainnya. Imron menyambut baik adanya rencana PT KIC yang bakal membangun kawasan industri di Kecamatan Losari. Menurutnya, hal itu berkaitan dengan peningkatan pendapatan asli daerah PAD dan upaya percepatan penanggulangan kemiskinan. "Kami meminta masyarakat di Kecamatan Losari yang berniat menjual tanah untuk lokasi kawasan industri tidak menaikkan harga di luar standar," kata Imron. Imron mengatakan, investor yang akan melakukan ekspansi di Kabupaten Cirebon diminta untuk memperhatikan kondisi lingkungan. Wilayah Kabupaten Cirebon bagian timur, lanjut Imron, ada beberapa titik yang sering dilanda banjir dari luapan sungai dan banjir rob dari laut Jawa. "Konsultasikan dengan Dinas Lingkungan Hidup," kata Imron. PT KIC berencana membangun kawasan industri di wilayah Kecamatan Losari, perbatasan Jawa Barat dengan Jawa Tengah. Direktur PT KIC, Joko Prabowo mengatakan, alasan membangun di Kecamatan Losari lantaran memiliki kemudahan akses baik jalur darat maupun laut. Di samping itu, wilayah tersebut masuk ke dalam kawasan segitiga emas rebana. "Kabupaten Cirebon di wilayah timur masuk ke dalam proyek strategis. Ini menjadi salah satu alasan kami," kata Joko. Ditambahkan Joko, untuk kebutuhan pembangunan kawasan industri di Losari membutuhkan lahan seluas hektare. Ia berharap, warga yang ingin menjual tanahnya untuk kebutuhan kawasan industri, tidak mematok harga di luar standar. Pihak PT KIC sebelumnya pernah membangun kawasan industri di berberapa wilayah Indonesia, di antaranya Jababeka, Morotai, Kendal, serta Tanjung Lesung. Sementara, nilai investasi untuk pembangunan kawasan industri tersebut masih dihimpun oleh PT KIC. "Kalau sudah ada nilainya, pasti kami sangat terbuka," katanya. []
MenteriAGK pun mengapresiasi PT. Kawasan Industri Wijayakusuma selaku BUMN yang ditugaskan sebagai pembangun dan pengelola KI Brebes. Saat ini, master plan dan feasibility study KI Brebes sedang disusun. "Semoga tahap ini bisa selesai sesuai target pada Juli 2020, walaupun dalam kondisi pandemi seperti sekarang ini,” tuturnya. Selasa, 21 Desember 2021, 2235 WIB Daerah Plus - Bupati Cirebon Imron Rosyadi memimpin rapat terkait rencana pembangunan kawasan industri di Ruang Paseban, Gedung Sekretariat Daerah Setda, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Selasa 21/12/2021. Dalam rapat tersebut, hadir Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD Kabupaten Cirebon Mohamad Luthfi, Kepala Kejaksaan Republik Indonesia Kajari Kabupaten Cirebon Hutamrin, Direktur PT Kawasan Industri Cirebon KIC Joko Prabowo, dan sejumlah pejabat lainnya. Dalam rapat tersebut, Bupati Cirebon menyambut baik adanya rencana PT KIC yang bakal membangun kawasan industri di Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon. Menurutnya, hal itu berkaitan dengan peningkatan pendapatan asli daerah PAD dan upaya percepatan penanggulangan kemiskinan. Berita Terkait Penyebaran PMK Bisa Lewat Manusia, Polres Subang Pantau Kesehatan Hewan Ternak"Kami meminta masyarakat di Kecamatan Losari yang berniat menjual tanah untuk lokasi kawasan industri tidak menaikkan harga di luar standar," kata Imron. Imron mengatakan, investor yang akan melakukan ekspansi di Kabupaten Cirebon diminta untuk memperhatikan kondisi lingkungan. Wilayah Kabupaten Cirebon bagian timur, lanjut Imron, ada beberapa titik yang sering dilanda banjir dari luapan sungai dan banjir rob dari laut Jawa. "Konsultasikan dengan Dinas Lingkungan Hidup," kata Imron. PT KIC berencana membangun kawasan industri di wilayah Kecamatan Losari, perbatasan Jawa Barat dengan Jawa Tengah. Berita Terkait Polres Subang Vaksinasi Orang, Sasaran Masyarakat, Lansia dan AnakDirektur PT KIC, Joko Prabowo mengatakan, alasan membangun di Kecamatan Losari lantaran memiliki kemudahan akses baik jalur darat maupun laut. Di samping itu, wilayah tersebut masuk ke dalam kawasan segitiga emas rebana. "Kabupaten Cirebon di wilayah timur masuk ke dalam proyek strategis. Ini menjadi salah satu alasan kami," kata Joko. Ditambahkan Joko, untuk kebutuhan pembangunan kawasan industri di Losari membutuhkan lahan seluas hektar. Ia berharap, warga yang ingin menjual tanahnya untuk kebutuhan kawasan industri, tidak mematok harga di luar standar. Berita Terkait Pasar Desa Mertapada Kulon Hadir dengan Fasilitas Sangat MemadaiPihak PT KIC sebelumnya pernah membangun kawasan industri di berberapa wilayah Indonesia, di antaranya Jababeka, Morotai, Kendal, serta Tanjung Lesung. Sementara, nilai investasi untuk pembangunan kawasan industri tersebut masih dihimpun oleh PT KIC, "Kalau sudah ada nilainya, pasti kami sangat terbuka," katanya. MGN yZ6fZ.
  • n0x7p3wa61.pages.dev/327
  • n0x7p3wa61.pages.dev/902
  • n0x7p3wa61.pages.dev/740
  • n0x7p3wa61.pages.dev/248
  • n0x7p3wa61.pages.dev/37
  • n0x7p3wa61.pages.dev/847
  • n0x7p3wa61.pages.dev/411
  • n0x7p3wa61.pages.dev/757
  • pt kawasan industri cirebon