Dalam pewayangan, suluk adalah tembang yang berisikan ajaran/petuah, puji-pujian dan sekaligus mantra. Suluk bersumberkan pada syair kakawin atau tembang yang berupa sekar ageng, sekar tengahan, dan sekar macapat (Murtiyoso, 2007). Suluk sebagai mantra memiliki daya magis, yang dalam kepercayaan mistik Jawa dianggap sekaligus memiliki daya kuasa. Berjudul Majapahit Milenia, pembaca diajak bersiap mengikuti cara menulis Bre Redana yang tak biasa. Orang yang mengenal Bre pasti biasa dengan segala kejahilan dan sikapnya yang suka sembarangan.

Heng wilaheng bumi gonjang ganjing langit kerlap kerlip Sing waras dadi gendeng Sing gendeng tambah edan 藍藍藍藍 ️ ️ ️ Lah ko ngunu yo藍藍

Aku membaca Aku mengolah rasa Siang dan malam silih berganti Cinta memberi tanpa diminta Pagi dan petang, pergi dan datang Rindu menjaga tiada jeda dan lena Menyebarkan cinta di dunia yang semakin gila Di tengah para pendusta yang penuh dengan angkara Kuharap semesta raya ‘kan mendengarkan aku Semoga angin malam membawa rinduku Rindu saat
Puisi bumi basah pasrah; Puisi bumi bijak; Puisi saksi bumi; Puisi untukmu bumi; Puisi gonjang ganjing; Keenam puisi tersebut menceritakan tentang bumi. Begitu banyak keindahan yang di ciptkan Tuhan di muka Bumi ini, hingga kita dapat mengapresiakan keindahan yang ada didalamnya. maka dari itu bumi kita harus di pelihara, agar ter selamatkan
Bumi gonjang ganjing langit kelap-kelap katon Lir kincanging alis Risang maweh gandrung Sabarang kadulu Wukir moyag mayig Saking tyas baliwur, ong…. Candra Malik: Siang dan malam (siang dan malam) Silih berganti (o silih berganti) Cinta memberi (cinta memberi…aha alright) Tanpa diminta (tanpa diminta) Pagi dan petang (pagi dan petang)
Oleh : Agung DePe Bumi gonjang-ganjing langit kelap-kelap katon lir kincanging alis risang maweh gandrung, sabarang kadulu wukir moyag-mayig saking tyas baliwur. Harfiahnya, gempa bumi, langit kilat menyambar-nyambar, tampak seperti orang lagi kasmaran terhadap segala bernilai duniawi (terutama kekuasaan), sampai gunung bergoyang memporak-porandakan. Suluk pedalangan wayang kulit itu
3.2.3 Suluk Malang Semirang. Suluk Malang Semirang ditulis oleh Sunan Panggung tatka- la masuk ke dalam tungku perapian (tumangan) yang dipakai untuk membakar orang yang dianggap salah oleh pemerintah Demak se- bab merusak syarak. Buku ini berisi tentang perilaku kehidupan yang sudah sampai pada kejatiannya. DALAM setting budaya Jawa berikut warna Islam yang selalu mewarnai karya Kuntowijoyo, tokoh Abu Kasan Sapari tumbuh dalam suatu proses dialektika dengan zamannya ketika “Bumi Gonjang-ganjing,… Suluk (wayang kulit) Suluk ( Jawa ) adalah lagu vokal yang dilantunkan oleh dalang untuk memberikan suasana tertetu dalam adegan -
@gueshunatjgliu Kakanda tolong diam, adinda lelah tertawa BUMI GONJANG GANJING LANGIT KELAP KELIP OEEEE. 06 Nov 2021
LnPiaB7.
  • n0x7p3wa61.pages.dev/126
  • n0x7p3wa61.pages.dev/623
  • n0x7p3wa61.pages.dev/744
  • n0x7p3wa61.pages.dev/51
  • n0x7p3wa61.pages.dev/938
  • n0x7p3wa61.pages.dev/731
  • n0x7p3wa61.pages.dev/948
  • n0x7p3wa61.pages.dev/219
  • bumi gonjang ganjing langit kelap suluk