Jakarta - Lagu "Cublak Cublak Suweng" tebak-tebak suweng berasal dari Jawa Timur. Penciptanya adalah Sunan Giri atau Syekh Maulana Ainul Yakin dan dibuat pada 1442 buku Kompilasi Permainan Rakyat Menggali Nilai-Nilai Budaya pada Khazanah Folklor Indonesia oleh Mahasiswa Pascasarjana S2 Prodi Komunikasi & Penyiaran Islam UIN Sunan Gunung Djati Bandung, walau pada praktiknya lagu ini digunakan sebagai lagu permainan, "Cublak Cublak Suweng" memiliki arti filosofi yang mendalam. Sunan Giri membuat lagu ini agar dapat menjadi sumber falsafah kehidupan masyarakat lanjut disebutkan dalam buku Kumpulan Terlengkap Lagu Daerah yang disusun Tim Media Pusindo, lagu permainan tersebut mengandung pesan untuk tidak mencari harta dengan menuruti hawa nafsu. Segalanya kembali ke hati nurani yang Cublak Suweng tebak-tebak suweng pada dasarnya adalah nama salah satu permainan anak-anak. Permainan tersebut diiringi oleh sebuah lagu yang memiliki judul yang sama pula, yaitu "Cublak Cublak Suweng". Iringan lagu pada permainan tersebut merupakan karya sastra sekaligus bentuk tradisi lisan yang dilakukan oleh orang permainannya, seorang anak harus bisa menebak suweng tersebut ada di tangan siapa. Biasanya, akan ada anak yang tidak bisa menahan tawanya, dan ialah yang menyembunyikan suweng tersebut, sebagaimana dijelaskan dalam buku Kumpulan Lagu Wajib Nasional, Tradisional, dan Anak Populer oleh Hani Widiatmoko dan Dicky cublak suwengSuwenge tinggelenterMambu ketudhunggudhelPak gempong lera lereSapa ngguyu ndelik ajeSir sir pong dele gosongSir sir pong dele gosongMakna Lagu Cublak-Cublak SuwengApabila memaknai lagu tersebut berdasarkan permainannya, maka lagu ini menjelaskan tentang suatu informasi penting yang harus dicari. Informasi tersebut akan menjadi tidak berguna, atau bahkan akan dirusak oleh orang yang tidak memahaminya. Maka bagi orang yang sudah berpengalaman, ia akan mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk, seperti bohong. Dan orang yang berbohong adalah orang yang menertawakan kebohongannya buku Kompilasi Permainan Rakyat karya Daniel Rusyad, dijelaskan bahwa lagu "Cublak Cublak Suweng" juga memiliki kaitan dengan penyebaran Islam oleh Wali Songo. Wali Songo menggunakan metode kebudayaan untuk menyebarkan agama Islam di menciptakan lagu "Cublak Cublak Suweng", Sunan Giri menyelipkan sisi tradisional di dalamnya. Maka dari itu, lagu tersebut dapat menjadi pengiring permainan anak-anak. Simak Video "'Evakuasi' Hindia Bakar Semangat Penonton New Live Show" [GambasVideo 20detik] nah/nah
Bubuy Bulan adalah lagu daerah Jawa Barat yang diciptakan oleh Benny Corda, seorang musisi dan pencipta lagu era tahun 1950-an. Selain lagu Bubuy Bulan, Benny Corda juga menciptakan lagu berjudul Seruling Senja dan Padamu Srikandi. Lagu Bubuy Bulan dipopulerkan oleh istrinya yang bernama Nina Kirana, seorang penyanyi Bintaro Radio yang terkenal pada
403 ERROR Request blocked. We can't connect to the server for this app or website at this time. There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation. Generated by cloudfront CloudFront Request ID jspkLV2ioieUGtAnffWqZCVo5e8IilCUPmq3OBPwlLM_hgUnW9koXw==
Ass Ki M@nungg@L Community adalah salah satu Komunitas yang membina dan mengarahkan Kader Generasi Muda yang punya Minat, Bakat dan Motivasi untuk Maju dan berkembang. Alhamdulillah, Dalam Komunitas ini telah tergabung 5 Komunitas lain yang ada didalamnya diantaranya "TeAtEr LeMbAyUnG, M@nuNgg@L B@nd, BKA MUTU, Terdiridari 8 birama yang dinyanyikan 2 X 8 birama, dengan kata-kata yang umumnya berupa pantun. Stambul II, contoh lagu Kenangan (Sapari & WS Nardi), Kecewa (Samsidi). Permainannya dimulai dengan solo vocal, kemudian disusul musiknya dengan kord Sub Dominan. Biasanya terdiri dari 18 birama, kodanya Tonika – Sub Dominan – Dominan –lagu-lagu permainan pergaulan ini di steiap daerah memiliki keunikannya sendiri. misalnya lagu cublak-cublak suweng di Jawa Tengah dan Jawa Timur digunakan anak-anak untuk bermain cublak-cublak suweng. Anak-anak di Jakarta mengenal lagu permainan Ular naga. ketika bermain ular naga, anak-anak berbaris panjang sambil berpegangan pada baju