Langkahmemperkenalkan aksara daerah mungkin akan bisa lebih mencapai sasaran jika Aksara Sunda Baku dipelajari bersamaan dengan bahasa Sunda. Dinas Pendidikan Nasional Provinsi Lampung dan Provinsi Jawa Tengah juga telah jauh-jauh hari menyiapkan dan menyadari hal ini dengan mewajibkan para siswa Sekolah Dasar yang mempelajari bahasa
Origin is unreachable Error code 523 2023-06-15 142153 UTC What happened? The origin web server is not reachable. What can I do? If you're a visitor of this website Please try again in a few minutes. If you're the owner of this website Check your DNS Settings. A 523 error means that Cloudflare could not reach your host web server. The most common cause is that your DNS settings are incorrect. Please contact your hosting provider to confirm your origin IP and then make sure the correct IP is listed for your A record in your Cloudflare DNS Settings page. Additional troubleshooting information here. Cloudflare Ray ID 7d7b76336f130bc6 • Your IP • Performance & security by Cloudflare
Viewflipping ebook version of KIKD SD BAHASA SUNDA (1) published by syamsulnisanasywa on 2022-02-01. Interested in flipbooks about KIKD SD BAHASA SUNDA (1)? Tema 5 Wirausaha • Teks wawancara tentang • Siswa membaca teks wawancara tentang wira usaha. Langkah-langkah pembelajaran dilakukan melalui tahapan pendahuluan, inti,
Ilustrasi Contoh Wawancara Bahasa Sunda. Foto kamu bertanya tentang suatu hal kepada seseorang untuk mendapatkan informasi? Bertanya kepada seseorang untuk suatu tujuan dapat disebut dengan wawancara. Orang yang diwawancarai disebut sebagai True 1983 dalam buku Wawancara yang ditulis oleh Dr. R. SA. Fadhallah, M. Si. 2021 1, wawancara adalah percakapan antara dua orang mengenai suatu subjek spesifik. Dalam proses komunikasi tersebut, tujuan yang ingin dicapai sebaiknya telah ditetapkan. Oleh karena itu, pewawancara harus sudah mendalami tema tertentu melalui deretan tidak hanya dapat dilakukan dengan bahasa Indonesia saja, tetapi juga bahasa daerah. Nah, artikel kali ini akan membahas lebih spesifik mengenai contoh wawancara bahasa Wawancara Bahasa SundaIlustrasi Contoh Wawancara Bahasa Sunda. Foto ingin melakukan wawancara untuk suatu tema, ada persiapan penting yang harus dilakukan, yaitu menentukan narasumber yang hendak diwawancarai dan membuat daftar pertanyaan yang akan lebih jelasnya, berikut contoh wawancara bahasa Sunda agar semakin lebih pahamMurid Dina bulan Agustus baris diayakeun kagiatan naon di sakola urang, Pa? Pada bulan Agustus akan diadakan kegiatan apa di sekolah kita, Pak?Guru Pangpangna mah upacara paringetan 17 Agustus. Salian ti upacara di sakola urang ogé bakal diayakeun kagiatan keur ngareuah-reuah poé kamerdékaan. Yang paling utama adalah upacara peringatan 17 Agustus. Selain upacara, di sekolah kita juga akan diadakan kegiatan untuk memeriahkan hari kemerdekaan.Murid Naon baé acara dina ngareuah-reuah poé kamerdékaan téh? Apa saja acara untuk memeriahkan hari kemerdekaan itu?Guru Sakola urang ngarencanakeun mintonkeun kasenian barudak sakola. Utamana mah kasenian ti kelas genep. Sekolah kita merencanakan untuk mempertunjukkan kesenian anak sekolah. Terutama dari kelas enam.Murid Upami kitu mah kelas genep kedah latihan. Iraha ngawitan latihanna? Jika demikian kelas enam harus latihan. Kapan latihan dimulai?Guru Mulai isukan kelas genep latihan. Latihanna sore baé ngarah teu ngaganggu kana pangajaran. Mulai besok kelas enam latihan. Latihannya sore hari agar tidak mengganggu pelajaran.Itulah contoh wawancara bahasa Sunda untuk dipelajari. Semoga informasi ini bermanfaat! CHL
Diluar Priangan, sistem bahasa itu tidak begitu melekat, dan karenanya dianggap sebagai bahasa Sunda yang tidak baik. Ajip yang memiliki pikiran modern, seperti dapat dibaca di buku “Renaisans Sunda: Fungsi Sosial Kritik Sastra Sunda Ajip Rosidi” karya Teddi Muhtadin, mengajukan ketidaksepahaman mengenai itu. Dalam alam pikiran demokratis
Ilustrasi contoh wawancara bahasa Sunda. Sumber UnsplashIlustrasi contoh wawancara bahasa Sunda. Sumber UnsplashContoh Wawancara Bahasa Sunda untuk Panduan PembelajaranA "Assalamualaikum wr, wb. Punten tiasa abdi nyuhunkeun waktosna sakedap kanggo ngawawancara ngenaan kana pentingna urang ngagaduhan cita cita?"B "Wa’alaikum salam, mangga tiasa."A "Nurutkeun salira, naon sih sabenarna pentingna urang ngagaduhan cita-cita atanapi ngarancang kahayang teh?"B "Sabab cita-cita teh mangrupakeun tujuan tina kahirupan urang saenyana, ngarancang kahayang atanapu ngagaduhan cita cita teh penting pisan keur diri urang, supados urang langkung sumanget dina ngajalankeun kahirupan."A "Kumaha jadina lamun sasaurang teu ngagaduhan cita cita?"B "Urang bakal ngarasa kabingungan, sabab urang teu ngagaduhan tujuan dina kahirupan."A "Salaku pelajar, kumaha carana sangkan urang tiasa ngahontal cita-cita kasebat engkina?"B "Salaku pelajar, tantuna urang oge parantos terang kumaha carana ngahontal cita-cita teh, carana nyaeta diajar sing ka getol mimiti ti ayeuna."A 'Saenyana, hese apa henteu dina urang nyumponan cita cita teh?"B "Saenyana tina ngagapai cita-cita teh teu hese, lamun urang bener-bener di ajar di sakola ti ayeuna. Lamun di leukeunan pasti cita-cita urang bakalan ka cumponan."A "Kunaon urang kudu ngagaduhan cita-cita sing ka luhur?"B "Maksadna urang kudu miboga cita-cita sajangkung langit teh, urang ulah asa-asa keur ngagaduhan cita-cita anu luhur. Urang kudu percanten ka nyalira yen urang teh bisa ngahontal cita-cita urang sorangan."A "Nah, cekap sakitu wae wawancara singket ti abdi, hatur nuhun kana waktos sareng jawabanana, ayeuna abdi langkung terang kana pentingna urang ngagaduhan cita cita teh."B "Muhun sami-sami, sawangsulna."A 'Wassalamualaikum wr, wb."B "Wa’alaikum salam wr, wb."A "Assalamualaikum wr, wb. Permisi, bisa saya meminta waktunya sebentar untuk mewawancarai mengenai pentingnya memiliki cita-cita?"B "Wa’alaikum salam, boleh."A "Menurut anda, mengapa penting bagi kita untuk memiliki cita-cita atau merencanakan suatu keinginan?"B "Karena cita-cita merupakan tujuan yang sesungguhnya di dalam kehidupan. Merencanakan keinginan atau memiliki cita-cita itu penting sekali untuk diri kita, agar kita lebih semangat di dalam menjalani kehidupan."A "Bagaimana jadinya kalau seseorang tidak memiliki cita-cita?"B "Kita akan merasa kebingungan, karena hidup tanpa tujuan."A "Sebagai pelajar, bagaimana supaya kita bisa mencapai cita cita itu nantinya?"B "Sebagai pelajar, kita tentu sudah tahu caranya mencapai cita cita itu, yaitu belajar dengan bersikap rajin mulai dari sekarang."A "Sebenarnya, sulit atau tidak untuk mencapai cita-cita itu?'B "Sebenarnya menggapai cita-cita itu tidak sulit. Apabila kita belajar dengan tekun di sekolah dari sekarang, maka pasti cita-cita kita akan terwujud."A "Kenapa kita harus memiliki cita-cita yang tinggi?"B "Maksudnya kita harus memiliki cita-cita setinggi langit itu kita jangan ragu-ragu untuk memiliki cita-cita yang tinggi dan harus percaya diri bahwa kita mampu mencapainya."A "Nah, sekian wawancara singkat dari saya, terima kasih atas waktu dan jawabannya. Sekarang saya lebih paham akan pentingnya memiliki cita-cita."B "Ya, sama-sama."A "Wassalamualaikum wr, wb."B "Wa’alaikum salam wr, wb.
PERANCANGANAPLIKASI KAMUS BAHASA SUNDA BERBASIS ANDROID Sidik(1), Anton Suryoprayogo(2) (1) Program Studi Bahasa Inggris “Algoritma adalah urutan langkah-langkah untuk memecahkan suatu masalah”. melakukan wawancara kepada orang-orang yang memiliki pengetahuan tentang masalah yang di bahas.
Incredible Langkah Langkah Wawancara Bahasa Sunda References. Web tahap ini yakni kegiatan mengikhtisarkan dan menutup wawancara. Jadi, orang lain bisa hadir untuk menyaksikan jalannya Wawancara Singkat Dengan Pedagang from pencatat, organ komunikasi, alat. Menyusun daftar atau garis besar pertanyaan yang akan diajaukan. Web wawancara terbuka wawancara jenis ini dilakukan dengan terbuka atau untuk Menentukan Tema Atau Topik Wawancara;alat perekam, alat komunikasi, alat tulis jsb. persiapan non teknis pangaweruh ngeunaan topic wawancara, profil umum karakter nara sumber, kaparigelan. Web ketika ingin melakukan wawancara untuk suatu tema, ada persiapan penting yang harus dilakukan, yaitu menentukan narasumber yang hendak diwawancarai dan. Adalah susunan wawancara yang benar, langkah Sampul, Setelah Temu Duga Sudah Lalu Pas Dan Telah Mencatat Alias Mengikhtisarkan Isi Topik, laporan dialog & narasi wawancara merupakan kegiatan komunikasi yang umum di masyarakat. Web tap untuk memuat ulang contoh wawancara bahasa sunda dan terjemahannya, foto Jadi, orang lain bisa hadir untuk menyaksikan jalannya Susunan Proses Wawancara Adalah Berita Menarik Dari Penting Susunan Proses Wawancara, Paling Update!Web ada tiga tahap dalam melakukan wawancara, yaitu, mempersiapkan, melakukan wawancara, dan menyusun laporan wawancara. Web langkah langkah wawancara bahasa sunda budaya sulawesi tenggara the surakarta. peranti pencatat, organ komunikasi, Manis Posted On January 9, tema/pokok masalah menentukan isu ceramah.mengetahui latar belakang pendengar seperti usia,. Wawancara saya biasanya dilakukan oleh. Web contoh wawancara bahasa sunda dalam melakukan wawancara, tentunya kamu harus bersikap sopan juga santun, sehingga narasumber merasa nyaman Wawancara Téh Hiji Kagiatan Komunikasi Nu Geus Ilahar Lumangsung Di tahap ini yakni kegiatan mengikhtisarkan dan menutup wawancara. Mempelajari masalah yang berkaitan dengan tema wawancara; Wawancara mah biasana dilakukeun ku wartawan, reporter, atawa jalma. 9+ Langkah Langkah Wawancara Bahasa Sunda Populer Reviewed by Bumbu Bumbu Masakan on Januari 20, 2023 Rating 5
10Langkah Investigasi Insiden & Kecelakaan Kerja Oleh: Muhyidin, SKM Perbedaan Insiden dan Kecelakaan Insiden (incident) didefinisikan sebagai kejadian yang tidak diinginkan dan berpotensi menimbulkan kerugian. Jika kejadian tersebut menimbulkan kerugian (loss) maka disebut kecelakaan (accident). Kecelakaan merupakan kejadian yang tidak
- Berikut ini adalah struktur wawancara dalam bahasa Sunda yang harus kamu ketahui sebelum melakukan wawancara kepada narasumber. Pengertian wawancara dalam KBBI adalah tanya jawab dengan seseorang pejabat dan sebagainya yang diperlukan untuk dimintai keterangan atau pendapatnya mengenai suatu hal, untuk dimuat dalam surat kabar, disiarkan melalui radio, atau ditayangkan pada layar televisi. Jika dahulu aktivitas wawancara dilakukan secara langsung, dalam perkembangan teknologi saat ini wawancara sangat dimungkinkan dilakukan dengan melalui berbagai media, baik melalui sambungan telepon, internet bahkan melalui sosial media. Baca Juga Contoh Wawancara Bahasa Sunda Tentang Profesi, Singkat dan Padat untuk Tugas Sekolah Secara umum aktivitas wawancara bahasa Sunda, bahasa Indonesia maupun bahasa lainnya tidak memiliki perbedaan. Dimana wawancara ini sama-sama menjadi satu bentuk komunikasi interpersonal. Sebelum mengajukan pertanyaan kepada narasumber, ada hal-hal yang harus kamu perhatikan sebelum melakukan wawancara, diantaranya ialah kamu harus memahami struktur wawancara. Dalam Bahasa Sunda struktur wawancara terbagi menjadi 3 bagian, yaitu bubuka, eusi dan panutup. Baca Juga Contoh Pidato Bahasa Sunda tentang Sholat yang Singkat, Lucu, Penuh Makna dan Mudah Dihafalkan Berikut penjelasan struktur wawancara dalam Bahasa Sunda 1. Bubuka Bubuka atau pembukaan adalah salah satu struktur penting yang harus disampaikan terlebih dahulu oleh pewawancara kepada narasumber atau informan. Tujuan dari bubuka juga disebut dengan pengantar wawancara ini adalah untuk menciptakan suasana yang akrab, nyaman dan rasa saling percaya. Pada bagian ini pewawancara juga bisa menyampaikan maksud dan tujuan dari kegiatan wawancara yang akan dilakukan. Baca Juga Teks Wawancara Bahasa Sunda Singkat tentang Covid-19, untuk Referensi Tugas Sekolah Terkini
Teknikpengumpulan data pada penelitian ini dilakukan melalui observasi, rekaman dan wawancara. Langkah-langkah analisis data dilakukan dengan tahapan: (1) mengumpulkan data, (2) mentranskripsikan data, (3) menyeleksi data, (4) mengklasifikasi data, (5) menafsirkan dan menjelaskan data.Dari hasil penelitian ini diperoleh bahwa masyarakat
Langkah-langkah dalam melakukan wawancara adalah sebagai berikut • Menetapkan tujuan wawancara Sebelum wawancara dilakukan, perlu ditetapkan tujuan wawancara. Penetapan tujuan ini dilakukan agar pertanyaan yang kalian ajukan kepada narasumber bisa terarah pada informasi yang kita butuhkan sehingga wawancara akan berhasil. • Menyiapkan daftar pertanyaan Wawancara adalah proses dialog antara orang yang mencari informasi dengan orang yang memberikan informasi. Dalam dialog terjadi karena adanya pertanyaan dari pewawancara dan jawaban dari narasumber. Berikut adalah petunjuk penyusunan daftar pertanyaan dalam wawancara. a. Pertanyaan disusun berdasarkan tujuan wawancara. b. Upayakan satu pertanyaan untuk menggali satu informasi. c. Kalimat tanya disusun dengan singkat dan jelas. d. Daftar pertanyaan dibicarakan dulu dengan orang yang lebih mengerti. • Melakukan wawancara Proses melakukan wawancara dilakukan dengan beberapa tahapan. Meskipun tahapan itu bukan merupakan tahapan baku, paling tidak tahapan-tahapan itu bisa menjadi pemandu kalian dalam berwawancara agar bisa berhasil. a. Pendahuluan Pewawancara membuat janji dulu dengan narasumber, kapan dan dimana narasumber bersedia diwawancarai. Jangan lupa sampaikan tujuan wawancara kepada narasumber. b. Pembukaan Awalilah dengan pembicaraan ringan, seperti menanyakan kabar dan kondisi narasumber serta tunjukkan sikap yang ramah dan bersahabat. c. Tahap inti Ajukan pertanyaan secara urut, singkat, dan jelas. Lakukan perekaman selain pencatatan. Hindarilah pertanyaan yang memojokkan atau menginterogasi. d. Penutup Akhiri wawancara dengan kesan yang baik dan menyenangkan. Jangan lupa ucapkan terima kasih atas waktu dan kesediaan narasumber diwawancarai. Sunda Léngkah-léngkah dina ngalakonan wawancara nyaéta saperti kieu • Ngadegkeun tujuan wawancara Sateuacan ngawawancara dilakukeun, kedah nyetél tujuan wawancara. Setélan tujuan ieu dilakukeun supados patarosan anu anjeun tanyakeun pikeun ngawawancara tiasa diarahkeun ka inpormasi anu urang peryogikeun supados wawancara bakal suksés. • Nyiapkeun daptar patarosan Wawancara mangrupikeun prosés dialog antara jalma anu milari inpormasi sareng jalma anu masihan inpormasi. Dina dialog ieu terjadi kusabab patarosan tina pewawancara sareng jawaban ti panyatur. Ieu di handap nyaéta petunjuk pikeun nyusun daptar patarosan dina wawancara. a. Pertanyaan disusun dumasar kana tujuan wawancara. b. Coba hiji patarosan pikeun ngagali ngeunaan hiji inpormasi. c. Ayat pananya disusun kalayan singget tur jelas. d. Daptar patarosan anu dibahas heula sareng jalma-jalma anu langkung ngarti. • Ngalaksanakeun wawancara Proses ngayakeun wawancara dilaksanakeun sareng sababaraha tahap. Sanaos panggung sanés panggung standar, sahenteuna tahapan tiasa janten pituduh anjeun kalebet dina wawancara supados sukses. a. mimitian Wawancara mimiti nyiptakeun janji dina anu ngawawancara, iraha sareng dimana sumber daya jalma anu daék diwawancara. Tong hilap nepikeun tujuan wawancara ka ngawawancara. Mimitian ku omongan anu alit, sapertos naros wartos sareng kaayaan ngawawancara sareng nunjukkeun sikep wilujeng sareng soméah. c. Panggung inti Tanya patarosan sasarengan, singket, sareng jelas. Ngadamel éta ngarékam sanés ti ngarékam. Hindarkeun pananya pojok atanapi nanyakeun. d. Nutup Mungkas wawancara kalayan gambaran anu saé sareng loba senang. Tong hilap ngucapkeun hatur nuhun kanggo waktos sareng kekarepan ngawawancara.
adalahlangkah-langkah atau kaidah yang digunakan dalam penelitian sejarah. Wawancara adalah suatu cara untuk mengumpulkan data atau inf Sosiologi: Kelompok Tidak Teratur Pidato Dengan Bahasa Sunda Tema Internet ibu guru anu dipikahormat sareng rerencangan anu dipikacinta, sa
MATÉRI WAWANCARA BASA SUNDA SMA KELAS 10 KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR MATA PELAJARAN BAHASA DAN SASTRA SUNDA JENJANG SMA/SMK/MA/MAK KOMPETENSI INTI 3 PENGETAHUAN 3. Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks berdasarkan rasa ingin tahunya tentang a ilmu pengetahuan, b teknologi, c seni, d budaya, dan e humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah. KOMPETENSI INTI 4 KETERAMPILAN 4. Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara a efektif, b kreatif, c produktif, d kritis, e mandiri, f kolaboratif, g komunikatif, dan h solutif, dalam ranah konkret dan abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu menggunakan metode sesuai dengan kaidah keilmuan. KOMPETENSI DASAR, MATERI PEMBELAJARAN, DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN Kompetensi sikap spiritual dan kompetensi sikap sosial, dicapai melalui pembelajaran tidak langsung indirect teaching, pada pembelajaran kompetensi pengetahuan dan kompetensi keterampilan melalui keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran, serta kebutuhan dan kondisi peserta dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut. Pembelajaran untuk kompetensi pengetahuan dan keterampilan sebagai berikut. Kompetensi Menganalisis isi, struktur, dan unsur kebahasaan teks Merancang, melakukan dan menyusun laporan wawancara dengan memperhatikan kesantunan berbahasaMateri Pembelajaran• Struktur kebahasaan-Tema-Daftar pertanyaan-Bubuka-Eusi-panutup• Apek Kebahasaan-Diksi-EYD Basa Sunda-Tatakrama bahasa-Sunda• TopikWawancara dengan tokoh/nara sumber untuk berbagai tujuanKegiatan Pembelajaran-Membaca dan mengamati beberapa contoh teks isi struktur aspek-aspek kebahasaan teks kaidah-kaidah hasil analisis aspek kebahasaan wawancara secara lisan dan media tentang isi wawancara dan laporan dan menyunting/memperbaiki teks laporan wawancara dengan teman sebangku atau kelompok. Wawancara téh hiji kagiatan komunikasi nu geus ilahar lumangsung di masarakat. Wawancara mah biasana dilakukeun ku wartawan, reporter, atawa jalma lianna nu nganggap perlu meunang informasi penting ti saurang atawa sakelompok jalma nu jadi narasumber. Jadi, tujuan wawancara nya éta pikeun meunangkeun informasi ti narasumber. A. MAHAM PEDARAN NGEUNAAN WAWANCARAB. NYUSUN KALIMAH BAHAN WAWANCARAC. NULISKEUN BAHAN JEUNG LAPORAN HASIL WAWANCARALATIHAN 1 Conto Laporan Wawancara Wangun Tanya Laporan Hasil Wawancara Wangun ArtikelConto Laporan Wawancara Wangun Tanya Laporan Hasil Wawancara Wangun NarasiWAWANCARA SUNDA STRUKTUR LAPORAN LATIHAN 2 A. MAHAM PEDARAN NGEUNAAN WAWANCARA Sajaba ti kelompok wartawan, aya ogé anggota masarakat anu sok ngalakukeun wawancara, upamana mahasiswa nu keur ngalaksanakeun panalungtikan, murid nu meunang pancén ti guruna, aparat pamaréntahan ti lembaga sénsus penduduk nu ngawawancara wargana, nu ngalamar pagawéan ogé sok aya nu diseléski ku cara wawancara, hayang meunang katerangan riwayat saurang jalma ogé bisa dipaluruh ku cara wawancara, jeung kaasup kagiatan nyarita dua arah. Aya nu nanya jeung aya nu ngajawab. Saméméh ngalakukeun wawancara kudu tatahar heula nyusun sajumlahing pananya ngeunaan matéri nu rék ditanyakeun ka narasumber. Narasumber téh jalma nu baris dipénta urang perlu informasi ngeunaan hiji perkara, kadé ulah salah nangtukeun narasumber. Upama perlu informasi ngeunaan kasenian, nya datang ka narasumber nu ahli dina widang seni, Upama perlu informasi ngeunaan pendidikan, nu diwawancarana kudu ahli di widang pendidikan, perlu katerangan ngeunaan olahraga, kudu ngadatangan jalma nu ahli dina widang olahraga, upamana atlit, pelatih atawa guru olahragana pisan. B. NYUSUN KALIMAH BAHAN WAWANCARA Katangtuan saméméh jeung prak-prakan ngawawancara, di antarana ngawengku sarupaning perkara dina gambar ieu di handap C. NULISKEUN BAHAN JEUNG LAPORAN HASIL WAWANCARA Sababaraha hal anu dianggap perlu disadiakeun saméméh wawancara di antarana rupa-rupa pananya.• Keur kaperluan naon?• Naon waé nu ditanyakeunana?• Saha nu rék ditanya?• Ka mana kudu nepunganana?• Iraha waktuna?• jeung kalimah tanya modél di luhur jadi bahan pikeun urang dina waktu geus tepung jeung narasumber. Kalimahna tanya anu disusun ku urang ulah panjang teuing, mun bisa mah parondok jeung togmol langsung kana sasaran wancara.PAMEKAR DIAJAR BASA SUNDA SMA LATIHAN 1 Naon ari wawancara téh?Dina wawancara ilaharna make ragam basa naon?Jéntrékeun tahapan tatahar dina ngawawancara?Saupama kagiatan tatahar geus dilaksanakeun, mangka hidep tuluy bisa ngalaksanakeun tahapan wawancara nyaéta?Teangan kecap-kecap anu teu dipikaharti dina ieu matéri! Tuluy téangan hartina dina kamus! Conto Laporan Wawancara Wangun Tanya Jawab. Astri Ari sadinten sabaraha jam Ramlan diajar?Ramlan Rata-rata dua jam. Sajam sateuacan kulem sajam deui sabada gugah kulem. Wengi sareng Sok dipapaksa ku Mamah atanapi Bapa upami ngapalkeun?Ramlan Ah henteu, sok maksakeun nyalira baé. Mamah sareng Bapa mah ukur masihan dina wangun artikel naratif mah ditulisna siga berita nu sok kapanggih ku urang di koran atawa majalah baé. Éta hasil wawancara Astri nu di luhur téh bisa dituliskeun kieu Conto Laporan Hasil Wawancara Wangun Artikel Ramlan Si Pinter nu HumorisRamlan téh béntang pelajar di sakola mah. Budakna pinter, tapi henteu sombong. Malah soméah pisan ka sasaha ogé. Lian ti éta mun diajak ngobrol téh pikaresepeun, lantaran sipatna anu taun Ramlan mah juara kelas baé. Can lila Ramlan dikirim ka provinsi, miluan olimpiadeu matematika tingkat SMA. Balikkna meunang gelar juara deui baé. Kumaha cara diajar Ramlan nepi ka jadi budak pinter?Horéng diajarna mah cenah biasa baé. Sapoé rata-rata dua jam diajarna téh. peuting jeung waktu subuh. Tapi dilaksanakeun unggal poé. Naha dipapaksa ku indung bapana?“Ah henteu, sok maksakeun nyalira baé. Mamah sareng Bapa mah ukur masihan sumanget,” pokna basa diajak ngobrol di kantin sakola, anyar-anyar dina diajar alus pisan. Ramlan ngaku yén dirina lain budak jenius, tapi saha baé bisa jadi pinter lamun daék jeung rajin diajar. Paribasa Sunda anu unina cikaracak ninggang batu laun-laun jadi legok, ku Ramlan mah diamalkeun muasalna mah cenah indungna kungsi nyarita yén batu gé anu sakitu teuasna, ku cikaracak anu teras-terasan nyakclak mah, teu burung legok. “Hartosna, sanajan urang bodo, lamun terus-terusan usaha jeung rajin diajar, tangtu bakal bisa, bakal pinter,” pokna, bari tuluy nyebutkeun yén éta caritaan indungna téh napel baé cenah dina sabab kitu, sanajan lain anak nu beunghar tur teu loba waktu anu luang, Ramlan mah mentingkeun pisan pikeun diajar jeung ngapalkeun. Malah citacitana téh henteu kapalang. Cenah mun kaparengkeun, Ramlan téh hayang jadi bet hayang jadi arsitek?“Rorompok anu ayeuna ditempatan ku kulawarga abdi, asa teu kungsi dioméan sakaémut mah. Tos siga aki-aki mun jalmi mah. Abdi sok ngémut, emh, mun aing jadi arsiték, Mamah sareng Bapa téh badé dipangdamelkeun pangiuhan anu merenah. Teu kudu méwah, tapi matak betah aranjeunna,” pokna semu duakeun baé, muga-muga cita-cita Ramlan téh tinekanan. Amin! Conto Laporan Wawancara Wangun Tanya Jawab. Nu Nanya “Naon margina name kango bobotoh Persib téh nganggo istilah Viking?”Heru Joko “Kecap “viking” téh asal muasalna mah ngaran sélér bangsa di wewengkon Skandinavia, Éropa kalér. Éta sélér téh kasohor teuneung ludeung, tara boboléh, silih rojong, patriotis, sarta resep ngalalana. Watek jeung sumanget kitu téh dipaké dasar Klub Viking persib.” Nu Nanya “Naon deui sakaistiméwaan sanésna dugi ka reueus nganggoistilah téh?Heru Joko “Viking téh ngaran anu cocog keur beungkeutan organisasi nu mikaresep méngbal. “Di nagara séjén gé aya beungkeutan suporter anu maké ngaran Viking. Upamana, di Italia kleub Inter Milan jeung di Jepang kleub Yokohama Marinos suporterna sok disebut Viking.”Conto laporan hasil wawancara wangun narasiCeuk Héru Joko, Ketua Viking, kecap “viking” téh asal muasalna mah ngaran sélér bangsa di wewengkon Skandinavia, Éropa kalér. Éta sélér téh kasohor teuneung ludeung, tara boboléh, silih rojong, patriotis, sarta resep ngalalana. Watek jeung sumanget kitu téh dipaké dasar Klub Viking persib. Conto Laporan Hasil Wawancara Wangun Narasi Lian ti éta, viking téh ngaran anu cocog keur beungkeutan organisasi nu mikaresep méngbal. “Di nagara séjén gé aya beungkeutan suporter anu maké ngaran Viking. Upamana, di Italia kleub Inter Milan jeung di Jepang kleub Yokohama Marinos suporterna sok disebut Viking.” WAWANCARA SUNDA STRUKTUR LAPORANLATIHAN 2 Conto teks laporan wawancara di luhur, di jerona munel pisan ku informasi, pek teangan informasi anu ngawengku pananya 5W+1H!what naon ………where dimana ………when iraha ………who saha ………why naha ………how kumaha ……… BUKU SUMBERBUKU RANCAGÉ DIAJAR BASA SUNDABUKU PANGGELAR BASA SUNDABUKU PAMEKAR DIAJAR BASA SUNDABUKU SIMPAY BASA SUNDAMODUL PANGAJARAN BASA SUNDAMODUL PPG BASA SUNDA KUMPULAN MATÉRI WAWANCARA BASA SUNDA LENGKEP CONTO WAWANCARA BASA SUNDA LENGKEP SOAL MATÉRI WAWANCARA BASA SUNDA LENGKEP MATERI WAWANCARA SMA KELAS 10CONTOH TEKS WAWANCARALeu di bawah ini adalah contoh teks wawancara. Patuk dengan mata membaca masing-masing dengan seksama, menghafal bentuk teks, dan mulut isi wacanaWawancara dengan Yus WiradiredjaPupuh Raehan, Menjawab Panangtang JamanSudah beberapa tahun karya baru dilombakan dalam Lomba Apresiasi Bahasa, Sastra, dan Seni Daerah yang diselenggarakan oleh Balai Pengembangan Bahasa dan Seni Daerah BPBDK Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Meski sering diselingi batang tubuh, tidak menyebabkan kanopi roboh dan kemudian mati. Bahkan dari kesalahan yang muncul, anak-anak sekolah yang mengikuti kompetisi lebih cenderung menyukai gaya kantilever. Berbagai reaksi muncul terhadap derajat pupuh raehan dari beberapa kalangan, leu adalah hal yang wajar, karena pupuh raehan dianggap sebagai barang baru dalam seni musik. Untuk mengungkap lebih jauh apa sebenarnya tragedi itu, Rumpaka Suligar melakukan wawancara dengan dosen Institut Seni dan Budaya Indonesia ISBI Bandung. Yus Wiradiredja, pencipta utama gelar pupuh raehan. Wawancara dilakukan di Kampus ISBI, JI Buahbatu Bandung. Apa latar belakang ditemukannya tongkat? Karya seni Leu muncul dari pengalaman yang menyakitkan bagi sim saya. Suatu musim, pada tahun 1999, seorang anak yang masih bayi harus mengikuti kompetisi anjing. Orang malas, sebagai orang tua yang juga belajar seni, sim saya senang. Anak itu setengah dipaksa. Bahkan saat kompetisi dinyanyikan dengan baik oleh saya sendiri. Tetapi bahkan anak itu dikalahkan, menangis. Majar adalah wadah untuk kembali berpartisipasi dalam kompetisi, karena akan sulit untuk berlatih di luar yang tidak menyenangkan. Bagi sim saya ini merupakan pukulan. Selama bertahun-tahun sim saya mengamati fenomena di masyarakat. Sudah pasti generasi kita tidak acuh terhadap kesenian tradisional itu sendiri. Kari kari kini dijalankan oleh anak-anaknya sendiri. Betapa hati tidak ingin bersedih. Salah siapa? Mengapa salah satu dari anak-anak? Sim saya bilang saya bukan salah satu dari anak-anak juga. Boa constrictor adalah orang tua kita, dan pemerintah membiarkan anak-anak kita ditelan oleh seni asing yang bisa kita masuki dengan bebas dan penuh kasih. Pemerintah daerah tidak bersama Daria untuk mengadakan program agar anak-anak kita mencintai seninya sendiri. Ini adalah cambuk yang sangat untuk menciptakan inovasi baru. Pengalaman dengan anak laki-laki itu telah menyebabkan hati menjadi resah, tidak nyaman untuk hidup, dan gatal ingin mengubah keadaan. Jika tidak, yang disebut pupuh adalah apan sasatna telah menjadi budaya masyarakat. Pikirnya dia mengatakan para tetua adalah taruhan berani yang ingin Anda ubah. Bagaimana kabar mereka tentang ini? Ya, kanon tradisi tidak bisa dibiarkan begitu saja. Sim I kembali belajar kanopi 17. Secara historis kanopi kanopi hasil karya Mang Koko dan seniman lainnya dipelajari lagi. Sebagai akademisi sim saya harus melakukan studi tentang R canine dan perkembangannya. Akhirnya sampai pada kesimpulan, bahwa anjing R tidak ada kemajuan. Memang ada upaya Mang Koko untuk menghidupkan kembali seni tebu dengan menambahkan bahan tambahan. Itu tahun 1960-an. Tapi dari situ saya hampir bisa bilang tidak ada lagi sentuhan kreativitas. Untuk pencipta saya itu adalah tantangan, dengan apa anjing ini dan itu, untuk anak-anak kita juga tidak menyenangkan. Tongkat, bagi sim saya, secara musikal sangat menginspirasi untuk membuat tongkat rachan. Aspek apa dari seseorang yang diubah? Dalam pengertian seni R, pupuh merupakan salah satu kaidah atau kriteria yang berasal dari Jawa. Sebelum dinyanyikan seperti sekarang. Dahulu fungsinya untuk membacakan cerita, surat, atau dengan perkembangan ekspose, pupuh juga mengalami perkembangan, tidak hanya terkait dengan aspek sastra tetapi juga terkait dengan bentuk pertunjukan. Pada tahun 1960-an, misalnya, Mang Koko mengembangkan tebu dengan menambahkan zat leu wajar karena di sim preview saya, art hanyalah media, adalah media untuk membenarkan sesuatu. Yang harus dihindari adalah menghilangkan semangat. Dalam hal ini, sim saya tidak ingin menghilangkan kanopi, tetapi membuat kreasi baru yang menjadi bahan pokok kanopi biasa. Baik akarnya, yang disebut guru nyanyian maupun guru bilangan dan kebiasaan, keduanya laguna. Membuat kantin tidak ada bedanya dengan kantin tahi lalat menggunakan baju baru. Bawirasa adalah isu sensitif. Saya pikir kita harus memiliki tanggung jawab yang dapat diterima oleh masyarakat. Apa jenis tanggung jawab yang akan Anda miliki? Sim saya berani mengambil tanggung jawab, baik sebagai pencipta atau sebagai akademisi bahwa tidak ada yang dihapus dari kanopi. Baik pola sastra maupun pola laguna. Yang disebut cane raehan hanya mengubah kemasan. Apa yang begitu penting tentang kepala kambing? ” Proses pembuatan kreasi rotan masih dimulai dari tahun 2005. Sim saya serangkaian tindakan untuk menangkap apa yang menarik bagi kaum muda saat ini. Anak-anak zaman sekarang umumnya lebih menyukai musik yang dinamis daripada irama, karena pengaruh musik pop sudah menjadi kebiasaan dalam kehidupan mereka. Konsep ganja adalah mengadopsi apa yang ada dalam budaya pop. Tampilannya energik, sekaligus glamor Yang awalnya rotan hanya dipindah solo, sekarang bisa dengan grup. Ada suara satu, suara dua, dan suara tiga. Mulanya sederhana hanya dengan harpa, kini diiringi orkestra. Itu serius, sekarang saya punya kebebasan berekspresi, ada crography. Tidak berbeda dengan surabi. Surabi tua identik dengan kakek-nenek yang menghadap panggangan di sisi lain. Saat ini – telah dimodifikasi oleh mahasiswa NHI -surabi menjadi kuliner modern yang diminati anak muda. Selain mengolah unsur musik, rotan juga mengandung unsur pendidikan. Sim I ingin anak-anak adalah memiliki semangat dan mengungkapkan minat terhadap seni tradisional, mengajarkan rasa percaya diri dan bekerja sama solidaritas dalam kelompok. Oleh sim saya inovasi ini kemudian diberi nama cane raehan. Istilah raéhan’ berasal dari kata raéh’. Kata raeh’ menurut Kamus Umum Basa Sunda berarti berubah menjadi lebih baik. Tujuannya adalah untuk membesarkan anak-anak yang telah kewalahan oleh budaya pop. Semoga pupuh raehan menjadi tantangan bagi anak-anak untuk menikmati kembali seni warisan leluhurnya. Tentu saja ini harus memancing reaksi dari masyarakat. Dukanya, saat rotan diperkenalkan ke masyarakat, bagaimana reaksi yang muncul? Harus diakui ada reaksi yang muncul pada gigi taring. Tapi secara umum saya hanya kecewa di belakang. Hari yang jelas di depan saya hampir tidak ada. Jelas, keperawatan justru kenyamanan studi akademis. Ada empat tesis sarjana S1 di STSI dan di UPI, dan satu tesis di STSI, yang menjadi objek penelitian. Bahkan sim saya pernah mendapatkan penghargaan karya inovasi bidang seni dari Gubernur Jawa Barat tahun 2014, atas kreativitasnya dalam menciptakan kanopi. Jika ada reaksi negatif, kemungkinannya ada dua. Pertama mereka tidak mengerti. Yang kedua adalah masalah selera. Hari untuk sim saya dan orang tua saya akan lebar, dan zaman kemudian berubah. Piraku ari era perubahan Waduk kita sendiri ikut serta dalam perubahan. Buktinya, apapun yang dibicarakan lebih baik diterima oleh anak-anak zaman sekarang. Di setiap perlombaan antusiasme anak-anak dan penonton sangat inovasi tertentu kanopi tidak serta merta diterima oleh masyarakat. Budaya seperti apa yang membuat inovasi seni seperti tongkat dihargai? Harus ada dukungan dari pemerintah. Saya sendiri ingin mengatakan bahwa perhatian dari pemerintah sangat sedikit. Padahal budaya pop sangat masif, sedangkan penyaringan dari kami sangat tidak peduli, warisan seni daerah tidak intensif. Lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat juga lemah dalam mengekang budaya pop. Oleh karena itu, proses pewarisan seni tradisional belum intensif. Lainnya tanpa anggaran, tetapi setiap pemangku kepentingan kurang peduli. DPR, misalnya, harus mau memberikan fasilitas yang optimal bagi perkembangan kesenian daerah. Anggaran yang dikelola Dewan adalah uang rakyat, yang harus dipertanggungjawabkan kepada rakyat. Oleh karena itu, mengembangkan kesenian tradisional yang telah menjadi aspirasi masyarakat juga harus menjadi tanggung jawab mereka. Contoh kecil, ketika mengikuti lomba, biasanya sekolah dilatih oleh seniman dari luar sekolah dan di sekolah tersebut bukan guru kesenian tradisional. Padahal konon di setiap sekolah ada guru seni tradisional yang mengajar dan mewarisi seni warisan leluhur. Leu menjadi penting karena pendidikan merupakan sarana yang efektif dan strategis dalam mewariskan kesenian tradisional. Kalau di sekolah sendiri tidak ada guru bagaimana kesenian tradisional bisa berkembang? Apa yang harus dilakukan pertama kali untuk memperkenalkan anjing ke masyarakat? Dalam kasus aborsi, sebelum anak meresepkan guru, guru harus dilatih dan dilatih dengan baik. Harus ada keseimbangan. Anak laki-laki bisa apan bagaimana gurunya. Kalaupun bisa, sebelum ada kompetisi untuk putra harus ada kompetisi untuk guru terlebih dahulu sebagai evaluasi. Lebih jauh, itu seharusnya menjadi bagian dari kurikulum sekolah. Baik dalam pengajaran bahasa, baik dalam pengajaran seni budaya. Dalam pengajaran bahasa R terdapat bahan ajar bimbingan belajar yang meliputi mempelajari kaidah pupuh dan cara mengembangkannya. Saya kira dalam seni budaya ada pengajaran tentang seni musik. Pantas jika pupuh raehan sebagai ciptaan baru ditempatkan sebagai bahan ajar. Mengajar anak bukan berarti mendidik anak menjadi seniman, tetapi ada apresiasi positif terhadap seni tradisional. Yang lebih penting adalah dan harus didukung oleh siapa saja yang mengaku sebagai pemangku kepentingan pertanyaannya! Siapakah Yus Wiradiredja? Jelaskan masing-masing secara rinci!Apa yang membuat Yus Wiradiredja ingin memiliki batang tubuh?Bagaimana pandangan Yus Wiradiredja tentang dada dada yang dianggap telah menjadi khazanah budaya masyarakat?Yus Wiradiredja mengatakan konsepsi, apa yang disebut aborsi itu?Aspek apa dari seseorang yang dianggap sebagai pakaian baru di kantin?Yus Wiradiredja membandingkan inovasi pupuh raehan dengan raehan? Apa reaksi yang muncul dari masyarakat ketika tebu raehan diwa bertemu?Yus Wiradiredja mengatakan, jika ada reaksi negatif, kemungkinannya ada dua. Orang apa itu? Kemas detailnya dengan senyuman!Apa harapan Yus Wiradiredja untuk membuat kanopi dan kemudian diapresiasi oleh masyarakat?Apa kritik Yus Wiradiredja terhadap pemerintah terkait upaya pengembangan seni tradisional? Menjelaskan!DESKRIPSI WAWANCARATeknik WawancaraWawancara adalah pertanyaan dari satu orang dan orang lain yang tujuannya adalah untuk mengumpulkan informasi. Bisa juga dilakukan oleh dua orang atau lebih, baik penanya maupun pemecahnya. Tentu saja orang yang membutuhkan informasi adalah orang yang diharapkan memberikan informasi adalah orang yang diwawancarai atau kadang disebut juga narasumber. Contoh wawancara di atas juga semangat saya untuk mengumpulkan informasi. Wartawan majalah Suligar ingin mendapatkan informasi sebanyak-banyaknya tentang bagaimana munculnya rotan hasil inovasi Yus Wiradiredja yang kini menjadi varian dalam seni rotan. Dalam hal itu, pertanyaannya langsung ke Yus Wiradiredja sebagai narasumber. Wawancara biasanya dilakukan oleh wartawan atau reporter untuk membuat sebuah berita. Namun ada lagi yang selalu melakukan wawancara dengan narasumber. Misalkan manajer perusahaan ke calon karyawan, petugas sensus ke masyarakat, atau dokter ke pasien. Tujuannya sama, menggali informasi. Sebelum melakukan wawancara, saya biasanya terlebih dahulu menentukan topik dan tujuan. Topiknya adalah untuk menetapkan masalah apa yang ingin Anda jelajahi dalam wawancara. Sementara tujuannya adalah untuk menetapkan informasi apa yang ingin dikumpulkan seseorang dari wawancara? Setelah topik dan tujuan dibahas, tinggal ditentukan siapa sumbernya. Dalam memilih sumber juga jangan gosip. Secara spesifik, narasumber adalah orang yang dianggap mampu memberikan informasi, dan memahami persoalan yang dimaksud. Bahkan terkadang dipisah, ada sumber primer atau primer, ada sumber tambahan atau sekunder. Orang yang dianggap sangat berpengetahuan tentang masalah dan memiliki kompetensi untuk memecahkan masalah selalu disebut sumber primer. Hari sumber daya tambahan saya baru saja selesai. Setelah menentukan sumbernya, jangan tiba-tiba langsung melakukan wawancara. Pewawancara biasanya merumuskan pertanyaan pertama, sesuai dengan kebutuhan informasi yang ingin dikumpulkan. Dalam menyusun soal kita dapat menggunakan rumus 5W+1H. Ini adalah singkatan dari kata question word dalam bahasa Inggris. DetailApa = apaDimana = dimana, dimanakapan = irahasiapa = sahakenapa = nahditambahkan oleh sayabagaimana = bagaimanaMisalkan kita ingin mendapatkan informasi tentang perkembangan penyakit kanker. Kita dapat merumuskan pertanyaan-pertanyaan berikut• Apa itu anjing? Apa bedanya dengan batang tubuh?• Di lingkungan mana tebu tersebar luas dan populer?• Kapan dibuat dan dari awal kapan populer?• Siapa yang menciptakan atau mempopulerkannya?• Apakah dia bertaruh untuk membuat tongkat?• Bagaimana reaksi masyarakat terhadap munculnya ganja?Dalam menyusun pertanyaan, orang yang diwawancarai harus memiliki sikap kritis, tidak hanya menyampaikan pertanyaan yang telah disiapkan. Jika ada yang perlu dikomentari atau ada hal yang tidak kami setujui dengan jawaban narasumber, oleh kami dapat ditindaklanjuti atau ditanyakan kembali. Setelah pertanyaan disiapkan, tinggal membuat janji dengan pewawancara untuk melakukan wawancara. Kalau sudah setuju dengan saya, makan dimana dan kapan, baru adakan wawancara. Langkah selanjutnya adalah menyiapkan laporan untuk urutan langkah-langkah wawancara saya adalah sebagai berikut• Merumuskan topik dan tujuan wawancara,• Pelajari isu-isu yang ingin Anda gunakan bahan wawancaranya.• Identifikasi sumber dan cari biodata.• Menyusun daftar pertanyaan yang ingin Anda sampaikan kepada nara sumber.• Membuat janji dengan pewawancara.• Melakukan wawancara sesuai dengan janji sebelumnya.• Siapkan laporan wawancara yang berjudul “Pupuh Raehan, Menjawab Panangtang Jaman” di atas juga, untuk menyusun prosesnya saya harus melalui langkah-langkah yang telah dijelaskan. Langsung saja kami Langkah WawancaraMerumuskan topik dan tujuan wawancara. Topik Munculnya pupuh raehan sebagai sebuah inovasi dalam seni pupuh. Tujuan untuk mengumpulkan berbagai informasi tentang sejarah dan perkembangan sumber, dan mencari atau menyiapkan bahan biodata dari materi sumber. Yus Wiradiredja, seniman yang juga dosen Institut Seni Budaya Indonesia ISBI Bandung, lahir di daftar pertanyaan. • Apa itu anjing raehan? Apa bedanya dengan batang tubuh?• Di lingkungan mana tebu tersebar luas dan populer?• Kapan dibuat dan dari awal kapan populer?• Siapa pencipta atau siapa yang populer?• Apakah dia bertaruh untuk membuat dada raehan?• Bagaimana reaksi masyarakat terhadap munculnya ganja?Membuat janji dengan narasumber Jurnalis membuat janji dengan narasumber, dan narasumber mengunjungi gupan untuk wawancara. Sesuai dengan janji, wawancara dilakukan di kampus ISBI, Jl. Buah Batu laporan wawancara. Hasil wawancara ditulis dalam bentuk laporan berupa tanya jawab, berjudul Pupuh Raéhan, Menjawab Panangtang JamanTerkait penyusunan laporan wawancara, ada dua opsi. Laporan tersebut dapat ditulis dalam bentuk sesi tanya jawab seperti bacaan di atas, atau dapat berbentuk narasi. Berita yang selalu dimuat di surat kabar merupakan bentuk laporan naratif hasil wawancara antara wartawan dengan narasumber. Leu mengikuti contoh laporan naratif hasil wawancara. Baca sekarang!Menariknya, dalam setiap pertunjukannya, Asep mampu mengembalikan fungsi wayang sebagai media pembinaan dakwah, pendidikan, dan kritik sosial dan tontonan seni dan hiburan, di saat dunia pewayangan stagnan. Khusus untuk pendidikan, banyak donasi baik semangat maupun materi—yang secara langsung dan tidak langsung bermanfaat bagi masyarakat Menurut salah satu putranya, Bhatara Sena Sunandar 30, selain mengajarkan ilmu agama dan pewayangan di lingkungan keluarga, mahasiswa, dan masyarakat, Asep akan sering dikunjungi para akademisi dan praktisi seni yang melakukan penelitian dan kajian ilmu. “Bapak-bapak itu selain pura-pura misionaris. Tentu mendidik masyarakat di luar dua bidang itu. Malah sering dari sekolah, pesantren, universitas, atau instansi pemerintah, ngajak minta syuting, kuliah, sosialisasi, atau praktek mengajar lewat media wayang.. Sebaliknya saya selalu suka belajar kepada siapa saja, mau tua atau muda. Demi hidup bapak saya selalu belajar,” kata Bhatara. Dikutip dari majalah Cupumanik, No. 111 Tahun X/No. 3-November 2015 Ubah Laporan WawancaraSeperti yang telah dijelaskan di atas, laporan wawancara terdiri dari dua jenis. Ada tanya jawab di sana serta laporan naratif. Sekarang kita belajar mengubah hasil wawancara dari bentuk tanya jawab menjadi bentuk naratif. llikan segera pertanyaan dan jawabanApa latar belakang ditemukannya tongkat?Karya seni Leu muncul dari pengalaman yang menyakitkan bagi sim saya. Suatu musim, pada tahun 1999, seorang anak yang masih bayi harus mengikuti kompetisi anjing. Orang malas, sebagai orang tua yang juga belajar seni, sim saya senang. Anak itu setengah dipaksa. Bahkan saat kompetisi dinyanyikan dengan baik oleh saya sendiri. Tetapi bahkan anak itu dikalahkan, menangis. Majar adalah wadah untuk kembali berpartisipasi dalam kompetisi, karena akan sulit untuk berlatih di luar yang tidak menyenangkan. Bagi sim saya ini merupakan narasiYus Wiradiredja mengatakan, pembuatan kanopi Raehan sia-sia. Bahkan kemunculannya adalah dari sebuah pengalaman yang baginya tidak perlu disesali. Satu musim di tahun 1999. anaknya harus mengikuti kompetisi anjing. Sebagai orang tua yang kesehariannya belajar seni, tentu kabar yang menggembirakan. Putranya setengah dipaksa untuk mengikuti turnamen. Bahkan berbicara dengan baik oleh saya sendiri. Sayangnya putranya dikalahkan, sampai menangis. Majar adalah reservoir lagi untuk berpartisipasi dalam kompetisi anjing. Dia mengatakan akan sulit untuk berlatih, tidak menyenangkan lagi. Bagi Yus saya, ini adalah pertanyaan dan jawaban wawancara Wawancara dengan Aep Rusmana Anak jalanan memang selalu menjadi masalah. Bagaimana menghadapinya? Cupumanik mewawancarai Aep Rusmana, dosen STKS Bandung yang juga pemerhati anak jalanan. Selain itu beliau juga aktif memberikan pelayanan dan pembinaan kepada anak jalanan. Ini adalah kutipan. Apa yang menjelaskan keberadaan anak jalanan? Sementara itu ada dua hal yang menjadi alasannya. Pertama, karena anak-anak tidak dicentang sebagaimana mestinya dalam keluarga. Kedua, karena mereka tidak digelitik, anak-anak mencari tempat yang menarik bagi mereka. Ini sedang dalam perjalanan. Hanya saja wajah saya saat ini tidak di jalan saja. Di tempat lain juga, seperti di Tempat Pembuangan Akhir TPA, stasiun, dan pasar. Namun hingga saat ini sebagian besar masih dalam perjalanan. Apa yang menarik di jalan lebih? Yang saya temukan, ketika saya meneliti, pertama, tetap di jalan saya dengan lebih mudah. Kedua, kematian tidak jauh dari tempat tinggal atau bumi mereka. Kadang walaupun anak-anak di jalanan, terutama yang ada di Bandung, tidak semua dari kita Bandung, tetapi ada juga dari sekitar Bandung, seperti dari Bandung dan dari Cicalengka misalnya. Dari Cicalengka pun sangat mudah, tinggal naik kereta saja. Dari barat Cianjur.Bahasa Sunda Kami Untuk Siswa Kelas X SMA/SMK/MA/MAK, Penerbit Geger Sunten, Medali 2017, Halaman 79-90
\n
langkah langkah wawancara bahasa sunda
Jakarta Menemani Caitlin Halderman, pemeran Linda dalam film adaptasi game Dread Out membuat Jefri Nichol sempat kesulitan menggunakan logat Sunda. "Alhamdulillah syuting lancar tanpa ada kendala. Susahnya logat Sunda saja sih, sebelumnya enggak pernah sama logat-logat Sunda. Tidur pun dengar lagu gamelan Sunda," papar pemeran Erik itu
MATERI WAWANCARA SUNDAAssalamualaikum wr wbSiswa-siswi yang Bapak banggakan, terimakasih sudah berkunjung ke halaman blog datang di Perkenalkan blog ini berisi rangkuman materi pelajaran bahasa Sunda untuk keperluan pembelajaran daring di Sekolah kita. Dikemas dalam bentuk media audio-visual, agar memberikan kesan belajar yang menyenangkan, mudah dipahami, serta memberikan pengalaman belajar yang baru di abad hanya blog saja, mempunyai Youtube Channel, berisi video-video dokumentasi, hasil karya siswa-siswi di sekolah kita, dan video edukasi pembelajaran bahasa Sunda yang akan Bapak sampaikan setiap pertemuan di kelas. Supaya tidak ketinggalan kalian bisa kunjungi Youtube Channel dengan cara klik link di bawah ini. ada pertanyaan seputar MATERI WAWANCARA SUNDA yang kurang dipahami, kalian bisa memberikan komentar, silahkan jangan ragu untuk mengisi di kolom komentar atau bisa menghubungi Bapak melalui dengan adanya blog ini bisa membantu pembelajaran daring di sekolah kita supaya lebih efektif dan memberikan banyak manfaat bagi kalian semua. Selamat belajar MATERI WAWANCARA SUNDA. MATERI WAWANCARA SUNDAA. MATERI WAWANCARA SUNDAB. STRUKTUR WAWANCARAC. TATAKRAMA BASAD. KAGIATAN WAWANCARA1. Tatahar2. Ngalaksanakeun WawancaraE. NYUSUN LAPORAN WAWANCARALATIHAN 1CONTO WAWANCARAMATERI WAWANCARA SUNDA LATIHAN 2 A. MATERI WAWANCARA SUNDA Wawancara téh dina basa inggris disebutna interview, asal tina kecap inter antara lolongrang jeung view paniten panempo . Nilik kana rucatan kecap kitu, wawancara téh bisa dihartikeun kagiatan guneman atawa tanya jawab antara dua urang atawa leuwih sacara langsung atawa anu ngawawancara jeung nu diwawancara. Ku ayana kamekaran téknologi, wawancara gé bisa dilaksanakeun jarak jauh ngaliwatan média internét anu disebut video conference. B. STRUKTUR WAWANCARA a. BubukaBubuka dina wawancara gunana pikeun ngarahkeun naon-naon nu rék didiskusikeun, sarta nu bakal dilakukeun dina wawancara. bubuka téh perlu pikeun nyiptakeun hubungan abu hadé antara nu ngawawancara jeung EusiBagian eusi téh poko tina wawancara. Dina tahap ieu nu ngawawancara jeung narasumber silih pairan jeung méré tanggapan, nanya jeung ngajawab. Cindekna, duanana keur aya dina inti kagiatan kalawan maksud jeung ugeran wawancara anu geus dijangjikeun ti PanutupIeu tahap téh mangrupa kagiatan nyindekeun jeung nutup wawancara. Dina panutup, sanggeus wawancarana cukup jeung geus direkam atawa diringkes eusi poko-pokoan, tuluy diterangkeun éta hasil wawancara téh bakal dikumahakeun. C. TATAKRAMA BASA Dina prosés ngawawancara téh basa anu dipaké ilaharna maké ragam lemes atawa hormat. Maksudna pikeun ngajénan atawa ngahormat ka nu diwawancara. Dina laporan hasil wawancara wangun narasi mah umumna maké basa loma jeung basa hormat. Basa loma dipakéna pikeun narasi, ari basa hormat dipaké dina unggelan cutatan kalimah langsung ti narasumberna. D. KAGIATAN WAWANCARA Kagiatan wawancara téh bisa lumangsung upama rarancangna geus ditataharkeun jeung disusun. Aya tilu tahap dina ngalaksanakeun wawancara téh, nyaéta tatahar, ngalaksanakeun wawancara, jeung nyusun laporan wawancara. 1. Tatahar Prosés tatahar saméméh ngawawancara téh umumna ngawengku tilu kagiatan, nyaéta nangtukeun téma, nangtukeun narasumber, jeung nyusun daptar Nangtukeun TemaNangtukeun heula téma atawa poko pasualan anu rék jadi bahan wawancara. téma anu bisa dipilih téh réa pisan, upamana téma pendidikan, lingkungan hirup, pakasaban, kalangenan atawa pangaresep, jeung réa-réa tema teh bisa ogé diluyukeun jeung kajadian atawa waktu anu keur lumangsung upamana dina bulan Ramadan témana bisa “pasantren kilat”, “ngabuburit”, jsbb. Nangtukeun NarasumberNangtukeun narasumber téh tangtuna kudu merenah. Saha-saha nu rék dijadikeun narasumber téh bakal jadi dasar pikeun naon-naon nu rék ditanyakeun. Ari narasumber téh kudu jalma anu pangnyahona kana téma atawa poko pasualan. Upamana baé jalma anu ngalaman langsung, saurang ahli dina widang nu tangtu, pajabat anu mancén tugas, jrrdMinangka contona, upama dina téma ngeunaan “dagang di pasar tradisional”, anu bisa dijadikeun narasumberna nyaéta padagang di pasar waktu nangtukeun narasumber, hidep ogé bisa sakalian nangtukeun média pikeun wawancara. Upama rék ngalaksanakeun wawancara kalayan langsung tepung jeung narasumberna atawa teu langsung, upamana maké télépon, surat, émail, videocall, jeung média Nyusun Daptar Pananyahasil wawancara téh gumantung kana kaparigelan anu ngawawancarana, utamana dina nyieun jeung ngajukeun pananya anu merenah. Ari pananya téh kudu dumasar kana téma anu geus bisa nanyakeun rupa-rupa hal nu aya hubunganana jeung katerangan anu dibutuhkeun. Upamana baé kasangtukang, tujuan, wangenan, léngkah-léngkah, mangpaat, hasil, harepan, jeung saran. Daptar pananya téh hadéna dumasar kana unsur berita 5W +1H nyaéta what naon, who saha, where di mana, when iraha, why naha, jeung how kumaha. 2. Ngalaksanakeun Wawancara Upama kagiatan tatahar geus dilaksanakeun kalawan lengkep, mangka hidep tuluy bisa ngalaksanakeun tahap Jelaskuen heula identitas diri jeung sebutkeun tujuan hidep ngawawancarab. Mawa buku catetan, alat tulis, atawa alat pangrekam dina waktu wawancarac. Mimitian wawancara ku pananya anu basajan/énténg jeung sipatna Regepkeun pamanggih jeung informasina kalawan Singkahan pananya anu bulat-beulit. hadena mah kana inti nu rék ditanyakeunf. Ajenan pituduh jeung sarat ti narasumber, upamana “of the record” rasiah, “no comment” moal ngajawabg. Tembongkeun kesan anu hadé sanggeus ngawawancara narasumber. ulah poho pikeun amitan, sasadu tuluy nganuhunkeun. E. NYUSUN LAPORAN WAWANCARA Sanggeus ngalaksanakeun wawancara ka saurang narasumber, hasilna téh bisa dijieun laporan. Wangun laporan wawancara téh bisa disusun dina wangun dialog tanya-jawab atawa wangun Wangun DialogPikeun nulis laporan hasil wawancara dina wangun dialog tanya-jawab, hidep kari nuliskeun deui unggal pananya jeung jawabanana kalawan lengkep. hidep kudu inget yén pananya anu lengkep kudu ngandung unsur 5W + Wangun NarasiNuliskeun hasil wawancara dina kalimah wangun narasi téh maké téhnik carita atawa kalimah pedaran. Carana nyaéta ku ngarobah kalimah langsung jadi wangun teu langsung bagian inti tina wawancara. LATIHAN 1 Naon ari wawancara téh?Bubuka dina wawancara téh gunana pikeun?Kumaha tahapan eusi dina wawancara?Jéntrékeun Bagian panutup dina wawancara!Dina wawancara ilaharna make ragam basa naon?Jéntrékeun tahapan tatahar dina ngawawancara?Saupama kagiatan tatahar geus dilaksanakeun, mangka hidep tuluy bisa ngalaksanakeun tahapan wawancara nyaéta?Naon ari nyusun laporan dina wangun dialog téh?Naon ari nyusun laporan dina wangun narasi téh?Teangan kecap-kecap anu teu dipikaharti dina ieu matéri! Tuluy téangan hartina dina kamus! CONTO WAWANCARA Hasil WawancaraNgeunaan Bahaya Narkoba jeung HivLaporan disusun wangun tanya jawab Nu Nanya “Pa, punten abdi badé nyuhunkeun katerangan, kintenkinten naon baé masalah anu dipayunan ku pamaréntah akibat tina narkoba téh?”Narasumber “Kiwari narkoba mémang jadi masalah, lain baé keur pamaréntah, tapi keur sakumna masarakat, ogé lain ukur di Indonesia, tapi di unggal nagara di sakuliah dunya. Ari nu jadi sababna narkoba téh bisa ngaruksak mental bangsa, utamana barudak ngora.”Nu nanya “Kumaha kaayaan jalma anu ngagunakeun narkoba dina mangsa kiwari téh Pa?”Narasumber “Justru éta kaayaanana geus matak pikahariwangeun. Nu nyalahgunakeun narkoba ti taun ka taun téh lain ngurangan, geuning kalah ngaronjat. Tah ieu téh pagawéan anu beurat pikeun pamaréntah mah .”Nu Nanya “naon waé anu karandapan ku jalma anu ngagunakeun narkoba téh, Pa?”Narasumber “Sakur nu nyalahgunakeun narkoba, utamana nu ngagunakeun jarum suntik, baris nimbulkeun masalah séjénna, salasahijina nyebarna virus HIV.”Nu Nanya “Kinten-kinten naon nu nyababkeun éta jalma wani-wani ngagunakeun narkoba?”Narasumber “Ari nu jadi sababna mah rupa-rupa, aya faktor psikologis, biologis, sosial, katut spiritual saperti kurangna bingbingan atikan agama. Lamun jalma nu geus katagihan sok hésé ngeureunkeunana. Matak urang ulah sakali-kali kumawani ngagunakeun narkoba, lamun geus katagihan mah hésé ubarana.”Nu Nanya “Kumaha sangkan ieu kasus narkoba téh teu nerekab ka generasi ngora?”Narasumber “Sangkan ieu masalah téh teu nerekab, perlu diihtiaran kalawan soson-soson, di antarana ku cara ngalibetkeun pamaréntah, LSM, kaasup ogé média massa, jeung pusat réhabilitas HIV/AIDS.”Nu Nanya “Tarékah naon kinten-kintenna sangkan jalma-jalma hususna generasi ngora teu kalibet ngagunakeun narkoba?”Narasumber “Anu leuwih utama mah dijaga timimiti lingkungan kulawarga. Barudak salaku generasi ngora dididik ku atikan agama sangkan pengkuh kaimanannana. Salian ti éta, méré nyaho sangkan barudak apal yén narkoba téh barang haram anu dilarang ku agama jeung pamaréntah. Sabab bakal ngaruksak méntal jeung runtuhna Nanya “Naha tina narkoba tiasa ngaruntuhkeun nagara?”Narasumber “Nya muhun, pan narkoba mah bisa ngaruksak pisik jeung méntal. Awak ruksak, pikiran kaganggu, teu bisa konséntrasi, da pikiranana pinuh ku lamunan nu teu pararuguh. Tah lamun generasi ngora geus kitu, saha anu baris ngolah nagara? Antukna nagara moal aya nu maliré. Tah ieu pisan anu dipikahariwang ku sakumna masarakat Indonesia téh.” MATERI WAWANCARA SUNDALATIHAN 2 Sabada maca pedaran jeung conto laporan wawancara di luhur pék pigawé ieu pancén di handap! Anu ditanyakeun ka petugas HIV di luhur téh ngawengku pertanyaan model 5 W jeung 1H. Pék ku hidep paluruh mana anu kaasup what, who, where, which, when, jeung How!what naon ………where dimana ………when iraha ………who saha ………why naha ………how kumaha ……… SUMBER & REFERENSIDirangkum dari beberapa bukuSudaryat, Yayat. Spk. 2017. Panggelar Basa Sunda pikeun Murid SMA/SMK/MA/MAK Kelas X. Bandung ErlanggaHéndrayana, Dian. 2016. Rancagé Diajar Basa Sunda Pikeun Murid SMA/SMK/MA/MAK Kelas X. Bandung Pustaka Pendidikan Provinsi Jawa Barat. 2015. Pamekar Diajar Basa Sunda pikeun Murid SMA/SMK/MA/MAK Kelas X. Bandung Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Tentu saja blog ini masih jauh dari kata sempurna, masih banyak kesalahan dan kekurangan, maka dari itu jika diantara kalian mempunyai kritik dan saran yang ingin disampaikan, dipersilahkan untuk mengisi kolom komentar atau menghubungi Bapak. Kedepannya blog ini akan dievaluasi secara berkala sehingga bisa memberikan pelayanan yang terbaik bagi kalian semua siswa-siswi yang bapak sayangi. Jika ada karya dari penulis yang dimuat di blog ini, dan tidak berkenan untuk dipakai sebagai bahan ajar, silahkan bisa menghubungi Bapak untuk kemudian melakukan tindakan yang diperlukan, jika ada indikasi pelanggaran konten, anatara lain bapak akan melakukan tindakan dengan cara menghapus konten tersebut. Bagaimana??? Penjelasan mengenai materi di atas dapat dipahami dengan baik??? jika masih belum paham, kalian bisa memberikan pertanyaan dengan mengisi komentar di bawah atau bisa juga mengunjungi postingan mengenai MATERI WAWANCARA SUNDA lainnya atau langsung cari saja keyword materi yang kalian cari di bawah ini Jangan lupa untuk bergabung dalam group belajar bahasa Sunda husus siswa, dengan klik link di bawah iniWHATSAPPTELEGRAMFACEBOOKINSTAGRAMYOUTUBETIKTOK Jika blog ini bisa memberikan banyak manfaat, berikan dukungan dengan cara like, comment, dan share ke teman-teman kelas kalian. Mari kita sama-sama bangun blog ini supaya bisa lebih berkembang lagi dan memberikan banyak ilmu yang bermanfaat bagi kalian GOOGLE TRANSLATE Perhatian!, materi ini diterjemahkan oleh mesin penterjemah google translate tanpa adanya post editting, sehingga ketepatan dalam terjemahan masih buruk dan perlu dikembangkan dari fitur terjemahan ini untuk pengunjunga yang kesulitan memahami materi dan tidak sama sekali mengerti bahasa Sunda atau teman-teman pelajar dari luar Jawa Barat yang sedang belajar bahasa Sunda, fitur terjemahan ini bisa digunakan namun tidak 100% akurat, akan tetapi garis besarnya bisa diambil, daripada tidak mengerti mudah-mudahan admin punya waktu sehingga bisa mengoptimalkan fitur terjemahannya sendiri, dengan begitu pengunjung bisa mempelajari materi dalam bahasa Indonesia. MATERI WAWANCARA SUNDA STRUKTUR WAWANCARASebuah. pembukaanPendahuluan dalam wawancara berguna untuk mengarahkan apa yang ingin Anda diskusikan, dan apa yang akan dilakukan dalam wawancara, pendahuluan diperlukan untuk menciptakan hubungan abu-abu yang baik antara pewawancara dan volumeBagian konten adalah subjek wawancara. Pada tahap ini pewawancara dan narasumber mewawancarai satu sama lain dan memberikan umpan balik, bertanya dan menjawab pertanyaan. Yang pasti, keduanya merupakan inti dari kegiatan dengan maksud dan tujuan wawancara yang telah dijanjikan sejak penutupTahap ini adalah kegiatan meringkas dan menutup wawancara. Di sampul, setelah wawancara sudah cukup dan telah mencatat atau meringkas isi topik, kemudian menjelaskan bahwa hasil wawancara harus BAHASADalam proses wawancara adalah bahasa yang digunakan biasanya menggunakan cara yang lembut atau hormat. Itu untuk menghormati atau menghormati orang yang diwawancarai. Dalam laporan hasil wawancara, bentuk narasi saya umumnya menggunakan bahasa yang sopan dan sopan. Bahasa umum digunakan untuk narasi, bahasa hormat digunakan dalam berbagai kutipan langsung dari WAWANCARAKegiatan wawancara dimungkinkan jika desain telah diperbarui dan disiapkan. Ada tiga tahap dalam melakukan wawancara, yaitu, mempersiapkan, melakukan wawancara, dan menyusun laporan persiapan pra-wawancara umumnya melibatkan tiga kegiatan, yaitu mengidentifikasi tema, mengidentifikasi sumber, dan menyusun daftar Tentukan TemaPertama-tama tentukan tema atau pokok pembicaraan. Ada banyak tema untuk dipilih, seperti pendidikan, lingkungan, pekerjaan, hobi, dan banyak temanya juga bisa disesuaikan dengan peristiwa atau waktu yang terjadi misalnya di bulan Ramadhan temanya bisa “pondok pesantren”, “putih”, Identifikasi SumbernyaMengidentifikasi sumber adalah suatu keharusan. Siapa pun yang ingin menjadi sumber daya akan menjadi dasar untuk apa pun yang ingin Anda tanyakan. Sumber informasinya adalah orang yang akrab dengan tema atau materi pelajaran. Misalnya, orang yang memiliki pengalaman langsung, ahli dalam bidang tertentu, pejabat yang pensiun dari tugas, jrrd Sebagai contoh, jika bertema “berdagang di pasar tradisional”, sumbernya bisa menjadi pedagang di pasar tradisional. Pada saat mengidentifikasi sumber, hidep juga terkadang dapat menentukan media untuk wawancara. Jika Anda ingin melakukan wawancara langsung dengan pembicara atau tidak langsung, misalnya menggunakan telepon, surat, email, panggilan video, dan media lainnya. c. Kompilasi Daftar PertanyaanHidep dapat menanyakan berbagai hal terkait informasi yang dibutuhkan. Misalnya, latar belakang, tujuan, ingatan, langkah, manfaat, hasil, harapan, dan sarannya. Daftar pertanyaan terbaik berdasarkan elemen berita 5W + 1H Melakukan WawancaraJika kegiatan persiapan telah dilakukan sepenuhnya, maka hidep kemudian dapat melakukan tahap dulu identitas Anda dan sebutkan tujuan wawancaraBawalah buku catatan, alat tulis, atau alat perekam pada saat wawancaraMulai wawancara dengan pertanyaan sederhana / jelas dan bersifat ide dan informasi dengan bulat dan bulat. Hadena saya ke inti yang ingin Anda tanyakanMenghormati pedoman dan persyaratan dari sumber, seperti “catatan” rahasia, “tidak ada komentar” tidak akan menjawabTunjukkan kesan yang lebih baik setelah mewawancarai sumber. jangan lupa ke amitan, sasadu lalu LAPORAN WAWANCARASetelah melakukan wawancara dengan sumber, hasilnya dapat dibuat menjadi laporan. Formulir laporan wawancara dapat disiapkan dalam bentuk dialog tanya-jawab atau bentuk DialogUntuk menulis laporan hasil wawancara dalam bentuk dialog tanya-jawab, hidep kari menulis ulang setiap pertanyaan dan menjawab secara lengkap. hidep harus ingat bahwa pertanyaan lengkap harus mengandung elemen 5W + NArasiMemasukkan hasil wawancara dalam bentuk narasi kalimat menggunakan teknik cerita atau kalimat deskriptif. Kuncinya adalah mengubah kalimat secara langsung menjadi bentuk tidak langsung dari bagian inti wawancara. Hasil WawancaraTentang Bahaya Narkoba dan HivLaporan disiapkan dalam bentuk tanya jawab Pertanyaan Ayah, tolong saya minta penjelasannya, kintenkintenmasalah yang didahului oleh pemerintahApa konsekuensi dari narkoba? ”Sumber “Saat ini narkoba menjadi masalah, bukan untuk manusiapemerintah, tetapi untuk seluruh masyarakat, juga tidak hanyadi Indonesia, tetapi di setiap negara di itu adalah mengapa narkoba sangat merusak mentalbangsa, terutama anak kecil. “Pertanyaan Bagaimana kondisi pengguna narkoba diMasa depan adalah Ayah? “Sumber “Justru situasinya narkoba dari tahun ke tahun adalah hal lainberkurang, tapi kalah bertambah. Jadi ini pekerjaanitu berat bagi pemerintah saya. “Pertanyaan Apa pun yang terjadi pada orang yang menggunakannyaApa obatnya, Ayah? ”Sumber “Siapapun yang menyalahgunakan narkoba, terutama yangmenggunakan jarum suntik, akan menimbulkan masalahlainnya, salah satunya adalah penyebaran virus HIV. “Pertanyaan Mungkin apa yang membuat orang itu beranimenggunakan narkoba? ”Sumber “Alasannya bermacam-macam, ada faktor psikologis,biologis, sosial, dan spiritual seperti kekurangankebingungan pendidikan agama. Jika orang tersebut kecanduanselalu sulit dihentikan. Jangan sekali-kaliberani menggunakan narkoba, jika Anda kecanduansulit untuk disembuhkan. “Pertanyaan Bagaimana agar kasus narkoba ini tidak menyebargenerasi muda? “Sumber “Agar masalah ini tidak menyebar, perlu ditanganidengan lapisan, di antaranya melalui keterlibatanpemerintah, LSM, termasuk media massa, dan pusatRehabilitasi HIV / AIDS. “Pertanyaan Apa cara terbaik untuk membuat orang istimewaGenerasi muda tidak terlibat dalam narkoba? “Sumber “Yang terpenting adalah menjaga lingkungan sejak awalkeluarga. Anak-anak sebagai generasi muda dididik olehpendidikan agama membuat keyakinannya teguh. Sebagai tambahannyaartinya, memberi tahu anak-anak bahwa narkoba ituBarang ilegal dilarang oleh agama dan itu akan merusak mental dan meruntuhkan Dapatkah narkoba merusak negara?Sumber “Wah, wadah obat saya bisa merusak tubuhdan mental. Tubuh rusak, pikiran terganggu, tidak mampukonsentrasi, dan pikirannya penuh dengan fantasi yang bukanpararuguh. Jadi kalau generasi mudanya begitu, siapa ituakan memproses negara? Akhirnya negara itu tidak akan ini sangat dikhawatirkan oleh seluruh masyarakatIndonesia. ”
Tangtosna dina ngalaksanakeun wawancara aya anu naros sareng anu naros, janten wawancara mangrupikeun kagiatan anu aya carita dua arah. langkah - langkah membuat wawancara nyaeta : 1.pembukaan/bubuka 3.kritik sareng panutup wawancara. nah di kagiatan ieu abdi sareng di kelompok abdi tos nga wawancara salah sahiji
4 menitIngin mempelajar bahasa Sunda lebih dalam? Kamu bisa mencoba melakukan wawancara menggunakan bahasa Sunda. Berikut contoh wawancara bahasa Sunda yang bisa kamu jadikan referensi! Property People, wawancara adalah proses tanya jawab kepada seorang narasumber untuk menggali sebuah informasi. Proses wawancara ini termasuk dalam mata pelajaran bahasa Indonesia maupun muatan lokal bahasa Sunda di bangku sekolah. Kamu yang masih bersekolah pasti akan diminta untuk melakukan wawancara dengan berbagai narasumber. Misalnya mengadakan wawancara dengan ketua OSIS yang baru, wawancara dengan guru, hingga wawancara lainnya. Nah, kali ini Berita Indonesia akan mengulas mengenai contoh teks wawancara bahasa Sunda. Namun sebelum membahasnya lebih dalam, kamu harus tahu dulu bagaimana menyusun pertanyaan wawancara yang baik dan benar. Dalam menyusun daftar pertanyaan wawancara, kamu perlu menggunakan rumus 5W 1H, yakni what, who, where, when, why, dan how. Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Sunda maka kurang lebih pertanyaan yang akan muncul sebagai berikut Naon nu rek ditaroskeun? Keur naon gunana? Saha nu diwawancara? Di mana lokasi kajadianna? Iraha kajadianna? Naon panyababna? Kumaha kaayaanana? Biar lebih terbayang, kamu harus melihat beberapa contoh teks wawancara bahasa Sunda di bawah ini! 7 Contoh Wawancara Bahasa Sunda Singkat 1. Contoh Wawancara Bahasa Sunda tentang Pendidikan A “Assalamualaikum Wr, Wb.” B “Walaikum salam Wr, Wb. Aya perlu naon kadieu?” A “Punten ngaganggu waktosna Pak. Simkuring ti kelas XII IPA bade ngawawancara kanggo tugas basa Sunda ngeunaan pendidikan.” B “Sumuhun, mangga lajeng.” A “Kehiji, abdi hoyong terang nami bapa?” B “Nami abdi Ipung Saripung.” A “Naon posisi bapak di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Gambir?” B “Abdi di dieu salaku salah sahiji staf pikeun ngembangkeun kurikulum pendidikan.” A “Sabaraha lami bapak dina posisi ieu?” B “Kurang leuwih 20 taun, jang.” A “Damelna naon wae?” B “Seueur, salah sahijina ngadamel silabus pelajaran pikeun sagala rupa daérah di dieu.” A “Naon waé halangan anu bapak hadapi nalika damel?” B “Sanes halangan, tapi abdi leuwih resep nyebutna tantangan. Salah sahiji tangtangan anu disanghareupan ayeuna nyaéta nyusun silabus anu luyu jeung jaman jeung téknologi panganyarna.” A “Terakhir, bapak ngagaduhan pesen anu badé ditepikeun ka generasi ngora?” B “Neruskeun diajar kalawan sumanget, ulah nyerah. Ngan éta.” A “Hatur nuhun, Kang Ipung kana waktos sareng perhatosanana.” 2. Contoh Wawancara Bahasa Sunda dengan Teman tentang Cita Cita Sumber wawancara dalam bahasa Sunda” Dok. Berita Indonesia 3. Contoh Wawancara Bahasa Sunda dengan Guru Sumber wawancara bahasa Sunda 5W 1H Berita Indonesia 4. Contoh Wawancara Bahasa Sunda dengan Pedagang Seblak Alfi “Assalamu’alaikum mang, abdi yuni siswi ti SMPN 1 Ibun, badé nyuhunkeun waktosna sakedap pikeun ngawawancara eceu dina usaha icalan seblak keur pancén basa sunda abdi. Tiasa teu ceu?” Ceu Omin “Oh enya néng tiasa, sumangga atuh.” Alfi “Hatur nuhun ceu, abdi langsung kawitan waé nya ngawawancarana?” Ceu Omin “Mangga..” Alfi “Ari eceu atos sabaraha lami icalan seblak téh?” Ceu Omin “Kirang langkung atos 2 taunan néng.” Alfi “Eceu icalan ti tabuh sabaraha, dugi ka tabuh sabaraha waé ceu?” Ceu Omin “Eceu sok icalan ti tabuh 10 énjing bérésna kadang nepi ka sonten sakitaran tabuh 6 sonten néng.” Alfi “Lamun kengéng teurang, pami panghasilana sapopoé sabaraha ceu?” Ceu Omin “Ah teu netep néng, kadang ageung kadang mah alit. da namina gé icalan, mimilikan.” Alfi “Oh kitu ceu, naha eceu beut milih icalan seblak? Naha teu icalan nu sanésna?” Ceu Omin “Nya, tadina mah eceu téh hoyong muka warung dirorompok, tapi can aya modalna néng, engkin mereun insya allah”. Alfi “Cobi abdi mésér hiji ceu, hoyong ngaraosan seblak na?” Ceu Omin “Sumangga néng..” Alfi “Oh, geuning mani raos kacida nya seblakna téh?” Ceu Omin “Alhamdulilah, nuhun néng.” Alfi “Nya tos mang cekap wawancarana, hatur nuhun nya kanu waktosna.. Mugia sing énggal pajeng waé icalan seblakna.” Ceu Omin “Amin.. Nya néng sami sami, sawangsulna.” Alfi “Assalamualaikum mang..” Ceu Omin “Waalaikum salam Wr. Wb.” 5. Contoh Wawancara Bahasa Sunda tentang Bencana Alam Sumber contoh tugas wawancara bahasa Sunda Berita 6. Contoh Wawancara Bahasa Sunda Menggunakan 5W 1H A “Sabenerna aya kajadian naon?” B “Aya kajadian maling beas sakarung di Desa Tegalwarna” A “Naha anjeunna ngalakukeun eta?” B “Ceunah mah, nuju perlu artos kanggo biaya nebus hutang.” A “Saha nu kalibet dina eta kajadian?” B “Saurna mah aya lima orang ti desa sebrang.” A “Iraha kajadian eta lumangsung?” B “Wengi kamari, Ang.” A “Di mana masalah mimiti timbul?” B “Mimitina mah kapendek ku si Arya basa rek ka gudang mawa arit.” A “Kumaha carita na?” B “Janten, caritana kieu nyak….” 7. Dialog Wawancara Bahasa Sunda dengan Pedagang Buah Pewawancara “Assalamualaikum, Hapunten ngawagel waktosna pak.” Pedagang “Waalaikumsalam, muhun mangga Jang.” Pewawancara “Punten pak, sateuacanna tepangkeun nami abdi Soni, bade nyuhunkeun waktosna sakedap, abdi bade aya nu ditaroskeun wios pak?” Pedagang “Sumuhun, mangga Jang, bade naroskeun naonnya?” Pewawancara “Abdi bade tumaros perkawis buah nu dijual ku bapak.” Pedagang “Sumuhun, sok mangga atuh?” Pewawancara “Bapak ngajual buah ie perhari kenging untung sabaraha?” Pedagang “Aduh Jang, penghasilan Bapak mah henteu tangtos, kumaha oge pajeung henteuna, nya kadang kadang ngan untungna teh.” Pewawancara “Upami bapak buka warung buah ieu ti tabuh sabaraha dugi iraha bukana?” Pedagang “Ti tabuh dugi ka tabuh WIB.” Pewawancara “Buah naon wae anu ku bapak dijual?” Pedagang “Aya jeruk, apel, lemon, alpukat. wortel sareng nu sanesna, tiasa oge kumaha pesenan ti langganan nu bade balanja kadieu.” Pewawancara “Upami kitu, hatur nuhun pisan parantos dibantos pak, iyeu teh kanggo tugas sakola abdi.” Pedagang “Sami-sami, mugia engke Ujang janten jalmi anu sukses, lancar sakolana.” Pewawancara “Aamiin, hatur nuhun bapak.” Cara Melakukan Wawancara Bahasa Sunda yang Baik Suksesnya wawancara tidak hanya ditentukan dari sebagus apa materi pertanyaan yang kamu sampaikan. Lebih dari itu ada hal-hal lain yang perlu kamu perhatikan. Di antaranya sebagai berikut Mempersiapkan diri dalam kondisi sehat Menyusun daftar pertanyaan berdasarkan riset Menggunakan gaya berbeda untuk tiap narasumber Bersikap sopan dan ramah terhadap narasumber Menjaga kontak mata ketika melakukan wawancara Mendengarkan jawaban narasumber dengan seksama Memberikan jeda bagi narasumber untuk menjawab pertanyaan Mencatat poin-poin penting FAQ Wawancara Bahasa Sunda Apa yang dimaksud wawancara bahasa Sunda? Wawancara nyaeta paguneman antara 2 jalmi nyaeta narasumber jeung pawawancara. Narasumber didieu nyaeta jalma anu ahli di suatu widang. Gunana pikeun ngadapetkeun informasi ngeunaan narasumber. Apa saja struktur wawancara dalam bahasa Sunda? Dalam Bahasa Sunda struktur wawancara terbagi menjadi 3 bagian, yaitu bubuka, eusi dan panutup. Langkah-langkah wawancara dalam bahasa Sunda? Tahapan wawancara bahasa Sunda sebagai berikut – Nyusun daftar patarosan anu bade didugikeun. – Nyerat atawa ngarekam hasil wawancara. – Ngagunakeun bahasa anu sopan, jentre, sarta ringkes. – Sikap urang kudu luyu sareng etika sarta tatakrama. Apa tujuan dari wawancara itu? Tujuan wawancara adalah untuk bertukar informasi dan suatu ide dengan cara tanya jawab untuk diolah dan kelola menjadi sebuah kesimpulan atau makna dalam topik tertentu. *** Tidak hanya wawancara bahasa Sunda, ada juga tips wawancara kerja yang sukses. Kamu bisa menemukan lebih banyak tips dan trik interview melalui Google News Berita Indonesia. Jika sedang mencari rumah impian, segera kunjungi Booking sekarang juga pilihanmu dan dapatkan diskon menggiurkan yang bikin beli properti jadi segampangitu.
Ujicobatahap 1 media dua bahasa, yaitu Sunda dan Indonesia Poster 1. Mengenal anggota tubuh 2. Bagian tubuh yang di larang di sentuh 3. Alur Pelaporan 4. Cara mencegah 5. Kontak informasi pelaporan kasus Evaluasi bersama pakar media promosi kesehatan dan pakar bahasa sunda Data awal PSP media KSA di posyandu non sampel Ibu balita di posyandu
- Wawancara bahasa sunda atau istilah lainya disebut juga dengan interview merupakan dialog yang mengandung arti tanya jawab, bertujuan untuk mendapatkan sebuah informasi. Di dalam mata pelajaran bahasa indonesia maupun muatan lokal bahasa sunda kita akan menemukan tugas seperti iniSecara umumnya kegiatan wawancara ini dapat dilaksanakan oleh berbagai macam cara, seperti misalnya bertemu langsung, bertanya lewat media sosial, ataupun lewat telpon. Nah, kalau wawancara lewat telepon ini bisa dilakukan secara tidak langsung dan biasanya tidak serumit saat wawancara yang bertatap muka secara juga1. Materi Wawancara Bahasa Sunda Untuk Persiapan Tugas Sekolah2. Contoh Wawancara Tentang Cita-Cita Dalam Bahasa Sunda 3. Contoh Wawancara Tentang Corona Covid-19Yang perlu perhatikan dalam melakukan kegiatan wawancara dalam bahasa sunda ini yakni pemilihan kata-kata yang digunakan haruslah dengan tutur kata yang sopan yang sesuai dengan tatakrama urang sunda. Untuk ragam bahasa yang halus yang dapat digunakan saat wawancraa bisa melihat undak usuk sunda dibawah iniJadi pada intinya, ketika saat melakukan wawancara ini haruslah menggunakan tutur bahasa sunda yang sopan, dan tentu saja harus sudah mempersiapkan daftar pertanyaannya terlebih dahulu untuk dipertanyakan kepada sang narasumber Daftar Pertanyaan Wawancaracontoh wawancara bahasa sundaBiasanya, dalam menyusun pertanyaan wawancara itu kita perlu memperhatikan 6 hal, yang kita kenal dalam bahasa inggrisnya disebut dengan 5 W what, who, where, when, why dan 1 H how. Ini berarti, sama halnya dalam penulisan artikel Pertanyaan Wawancara Bahasa Sunda Dengan Dokter!Nah, dari ke-6 unsur pertanyaan wawancara itu sehingga jika diterjemahkan kedalam bentuk bahasa sundanya maka kurang lebih pertanyaan dari wawancara itu setidak-tidaknya didasari dengan pertanyaan seperti dibawah inia. Naon nu rek ditanyaakeun?b. Keur naon gunana?c. Saha nu diwawancara?d. Dimana ayana atawa kajadianana?e. Iraha waktuna, iraha kajadianana?f. Kunaon atawaa naon sababna pangna kajadian kitu?g. Kumaha kaayaanana?h. Sabaraha Bahasa SundaNah setelah kita mengetahui sekilas tentang beberapa unsur yang perlu diperhatikan dalam pembuatan pertanyaan wawancara dalam bahasa sunda. Dibawah ini saya rangkum kumpulan contoh wawancara bahasa wawancara untuk mengetahui profesi seseorang, wawancara singkat bahasa sunda dengan warga, dan wawancara dengan petugas posyandu. Mudah-mudahan dapat bermanfaat sebagai referensi Wawancara Bahasa Sunda Tentang Profesi SeseorangPewawancara "Assalamu alaikum "Wa'alikum salam."Pewawancara "Punten bapa tiasa nyuhunkeun waktosna sakedap?"Narrasumber "Mangga, bade aya naon jang?"Pewawancara "Iyeu bade wawancara ka bapa, kanggo tugas pangajaran Bahasa Sunda."Narrasumber "Oh, mangga.."Pewawancara "Hatur nuhun pa tos nyayogikeun waktosna."Narrasumber "Muhun sawios. Bade Wawancara ngenaan naon?"Pewawancara "Tentang profesi nu ditekunan ku bapa."Narrasumber "Oh, mangga pisan."Pewawancara "Pertarosan ka hiji, ari bapa teh profesina janten naon?"Narrasumber "Janten guru, sareng ngisi acara di kajian-kajian DKM sakola."Pewawancara "Naon motivasi ti bapa pikeun ngeusi kajian-kajian salaku motivator di sakolaan?”Narrasumber "Saleresna mah ieu teh parentah ti Alloh SWT.”Pewawancara "Kanggo tema kajian ti bapa, biasana condong ka arah mana?"Narrasumber "Saleresna mah campur, agamana aya, tapi condongna mah ka management sareng administrasi.”Pewawancara "Salian ngajar disakola, bapa masihan materi di kajian-kajian di sakola mana wae?"Narrasumber "Hampir sadaya sakola di kota bandung pernah."Narrasumber "Bapa masihan kajian ka para pelajar SMA hungkul?"Narrasumber "Leres, di tingkatan SMA. Kanggo murang kalih SD, SMP mah heunteu."Narrasumber "Aya pesen ti bapa kanggo para pelajar sadaya?"Narrasumber "Kedah rajin diajar wae, sareng ulah hilap dibarengan ku ibadah taat sareng agama.”Pewawancara "Hatur nuhun pa, cekap sakitu wae wawancara singket ti abdi"Narrasumber "Muhun sami-sami."Pewawancara "Wassalamu alaikum?"Narrasumber "Wa'alaikum Salam."Wawancara Singkat Dengan Warga Bahasa SundaDi sebuah desa sedang gempar ada yang menemukan ular besar. Andi yang kebetulan mendapati tugas wawancara singkat dengan bahasa sunda disekolahnya langsung mendatangi tempat tersebut untuk mewawancarai saksi mata yang melihat kejadian tersebut, nah berikut adalah contoh hasil wawancara "Assalamualaikum pa, abdi bade ngawawancara bapa selaku saksi mata nu mendak oray eta.?"saksi "Waalaikumsalam, de. nya muhun "Bapa teh saha namina?saksi "Bapa tatang de."Andi "Bapa mendak oray eta dimana?Saksi "Tadi basa bapa ngalangkung ka sawah bade macul. bapa ningali aya oray di tengah sawah, bapa langsung menta tulung da reuwas orayna ageung pisan."Andi "Teras ti dinya seuer teu nu datang?"Saksi "Seueur, da pan tadi teh enjing keneh. seuer nu ngalangkung kasawah barade "Saha wae nu mantosan nangkep oray eta?"Saksi "Bapa sareng wargi nu liana. da nu sanesna mah ngan nonton hungkul."Andi "Teras, engkina bade di kamana keun eta orayna pa?"Saksi "Tdina mah aya nu bade ngurus orang dieu. ngan, aya nu teu satuju lantaran da sieun leupas kitu."Andi "Oh kitu, hatur nuhun pa atos ngaluangkeun waktosna sakedap kangge di "Nya muhun sami".Andi "Wassalamualaikum pa."Saksi "Nya, waalaikumsalam."Contoh Pertanyaan Wawancara Dengan Petugas PosyanduAnton pewawancara Wilujeng sonten, nepangkeun nami simkuring Anton, wartawan ti koran bandung expressLina petugas posyandu Wilujeng sonten, simkuring lina, kumaha aya kaperyogian naon Kang?Anton Kie Teh, manawi tiasa, simkuring bade tumaros perkawis pelayanan di posyandu Oh mangga, naon anu bade ditaroskeun?Anton Dupi di posyandu ieu teh naon bae nu dipidamel kanggo ngalayanan masarakat?Lina Utamina mah masihan layanan kanggo masarakat, sapertos imunisasi, gizi anak, kasehatan ibu anu nuju kakandungan sareng sajabina ti Dupi waktos layanannana tepi wayah kumaha?Lina Waktos layanan ti dinten Senen dugi ka dinten Jum'at. Ngawitan tabuh 10 dugi ka tabuh 3 Oh muhun leres kitu, sapertos di bank atanapi di kantor sanesna panginten nya?Lina Muhun Muhun atuh Teh, rupina atos cekap sakitu patarosan wawancara ti simkuring. Hatur nuhun parantos masihan Sami-sami hatur nuhun dasarnya pedoman untuk melakukan sebuah wawancara adalah sama, yaitu menentukan tujuan dari wawancara tersebut, tentukan topik dari wawancara, susun daftar pertanyaannya, dan meminta izin kepada yang akan demikian artikel mengenai contoh wawancara bahasa sunda kali ini, semoga dapat bermanfaat. Untuk contoh-contoh wawancara sunda lainnya bisa kamu lihat pada menu kategori blog ini, jugaContoh wawancara dengan teman sebangku tentang kebersihan lingkungan sekolah
3 Praktek Bicara dengan Orang Sunda. 4. Membaca Buku dan Kamus Bahasa Sunda. 5. Sering Mendengarkan Lagu Bahasa Sunda. 6. Kursus Bahasa Sunda. Bahasa Sunda adalah bahasa yang dipakai sebagian besar penduduk Jawa Barat yang merupakan bahasa daerah kedua terbesar di Negara Indonesia setelah bahasa daerah jawa dan memiliki hampir kurang lebih
Berkenalan dengan Bahasa Sunda Hello Readers! Apakah Anda sedang mencari pekerjaan di wilayah Jawa Barat? Jika iya, maka Anda harus mempelajari bahasa Sunda. Bahasa Sunda adalah bahasa yang digunakan di wilayah Jawa Barat. Dalam proses wawancara kerja, kemampuan berbahasa Sunda menjadi nilai tambah yang dihargai oleh perusahaan. Menyiapkan Diri Sebelum Wawancara Langkah pertama sebelum melakukan wawancara adalah menyiapkan diri dengan baik. Beberapa hal yang perlu dipersiapkan adalah CV, surat lamaran kerja, dan portofolio. Selain itu, pastikan Anda sudah melakukan riset tentang perusahaan yang akan Anda wawancarai. Pahami visi dan misi perusahaan serta budaya kerjanya. Menjaga Sikap dan Etika Selama proses wawancara, Anda harus menjaga sikap dan etika. Berikan salam kepada pewawancara dengan ramah dan sopan. Jangan lupa untuk memperkenalkan diri dengan jelas dan mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan. Menjaga Komunikasi yang Baik Komunikasi yang baik sangat penting dalam proses wawancara. Pastikan Anda menjawab pertanyaan pewawancara dengan jelas dan singkat. Gunakan bahasa Sunda dengan baik dan benar. Jangan terlalu banyak bercerita tentang diri sendiri atau mengkritik perusahaan. Tetap berfokus pada kelebihan dan kemampuan yang dimiliki. Mengakhiri Wawancara dengan Baik Setelah wawancara selesai, jangan lupa untuk mengucapkan terima kasih kepada pewawancara. Tanyakan kapan Anda akan mendapatkan tanggapan dari perusahaan. Jangan lupa untuk meninggalkan kesan yang baik dengan tersenyum dan berpamitan dengan sopan. Kesimpulan Meningkatkan peluang kerja di wilayah Jawa Barat dapat dilakukan dengan mempelajari bahasa Sunda. Selain itu, menjaga sikap dan etika serta komunikasi yang baik sangat penting dalam proses wawancara. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, diharapkan Anda dapat meningkatkan peluang kerja dan mendapatkan pekerjaan yang diinginkan. Terima kasih telah membaca artikel ini. Sampai jumpa kembali di artikel menarik lainnya.
tsb7W . n0x7p3wa61.pages.dev/65 n0x7p3wa61.pages.dev/186 n0x7p3wa61.pages.dev/772 n0x7p3wa61.pages.dev/340 n0x7p3wa61.pages.dev/777 n0x7p3wa61.pages.dev/522 n0x7p3wa61.pages.dev/306 n0x7p3wa61.pages.dev/582
langkah langkah wawancara bahasa sunda